Nyoman Adi Peri Siap Jadi Cabup Independen Lamteng 2020

RadarLamteng.com, SEPUTIHRAMAN – Sudah tidak asing lagi mendengar nama I Nyoman Adi Peri. Pasalnya, sosok beliau sering muncul di stasiun televisi nasional dengan profesinya sebagai pengacara mendampingi permasalahan hukum yang melibatkan artis.

Bukan hanya itu, I Nyoman Adi Peri juga merupakan tokoh nasional yang berjuang dalam pemberantasan narkoba tergabung dalam Gerakan Anti Narkoba Nasional (Gannas).

Kembali ke kampung halaman, pria yang lahir di Kampung Rama Dewa, Kecamatan Seputihraman, Lampung Tengah, itu siap mencalonkan diri sebagai Calon Bupati (Cabup) Lampung Tengah dari jalur non partai politik (independen).

Mas Nyoman sapaan akrab di kalangan relawannya mengatakan bahwa dirinya siap membawa program yang menjadi skala prioritas di tengah masyarakat. Di setiap daerah, menurutnya, berbeda-beda apa yang dibutuhkan.

“Kita tau bahwa tidak semua kampung atau kelurahan di Lampung Tengah ini sama kebutuhannya. Di situ perlunya kita terjun menjaring aspirasi masyarakat apakah yang menjadi skala prioritas untuk mereka,” ujar Mas Nyoman kepada RadarLamteng.com di kediamannya, Kamis (15/8).

Mas Nyoman menjelaskan bahwa dirinya sejak kecil mengimpikan jalan yang bagus atau layak untuk dilewati. Baik itu jalan kampung, kabupaten maupun provinsi.

“Saya sejak kecil tidak pernah melihat di Lampung Tengah (Lamteng) ini selesai pembangunan infrastruktur jalannya dengan hasil yang bagus. Selalu saja ada jalan yang tidak layak untuk dilewati. Contoh kecilnya saja jalan provinsi penghubung Kecamatan Kotagajah dan Seputihraman,” kata Mas Nyoman yang juga Kakak Kandung Anggota DPR RI terpilih I Komang Koheri dan Anggota DPRD Kabupaten Lamteng Ni Made Winarti ini.

Infrastruktur jalan, lanjut Mas Nyoman, bahwa dirinya melihat hal tersebut merupakan skala prioritas masyarakat saat ini. Jadi, jangan ada lagi membeda-bedakan apakah itu jalan provinsi, kabupaten atau kampung.

“Saat ini kita jangan melihat apakah itu jalan provinsi, kabupaten atau kampung. Yang jelas jalan itu selalu dilewati masyarakat. Tentunya perlu sosok pemimpin yang bisa berbuat untuk mewujudkan hal tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mas Nyoman mengungkapkan bahwa melihat banyaknya jalan yang rusak saat ini. Sepertinya daerah tersebut tidak memiliki tuan. Kalau ada tuannya pasti bisa diselesaikan.

“Yang di sini apabila saya terpilih menjadi Bupati Lamteng, saya siap menjadi pelayan masyarakat atau jongosnyalah. Karena pemimpin ini hanya pelayan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhannya kita siap memperjuangkan, agar tercipta masyarakat yang madani,” tambahnya.

Saat ditanya soal dirinya mencalonkan diri menjadi Cabup Independen Lamteng di 2020, dirinya menjawab bahwa semua itu mengalir dengan sendirinya.

“Kita jadi Cabup Independen Lamteng, mengalir dengan sendiri. Dimana hal itu merupakan hasil dorongan dari masyarakat, dengan pembuktiaan nanti apakah terkumpul 60.000 KTP lebih satu untuk mendukung saya,” katanya. (cw23/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *