Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Lampung Tengah tahun 2023 resmi dibuka di Sesat Agung Nuwo Balak, Gunungsugih, Selasa 10 Oktober 2023.
Seremonial pembukaan dilakukan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kusuma Riyadi mewakili Bupati Lamteng Musa Ahmad.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah Syarif Kusen diwakili Sekretaris Nur Rohman dalam laporannya memaparkan bahwa PKD adalah agenda rutinan setiap tahun.
Ia menjelaskan rangkaian perlombaan kegiatan PKD. Yang diawali dengan lomba cerdas cermat Bahasa Lampung pada 2 Oktober 2023 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng.
Lalu lomba cerdas cermat Cagar Budaya, Sejarah dan Permuseuman pada Selasa 3 Oktober 2023, kemudian pembinaan arkeologi tingkat SMP pada Kamis 5 Oktober 2023 di SMPN 1 Terbanggibesar.
Dilanjutkan lomba dongeng berbahasa Lampung (during) pada Sabtu 7 Oktober 2023, Komedi Tunggal Bahasa Lampung (during) pada Sabtu 7 Oktober 2023
Lalu, Lomba Kaligrafi Aksara Lampung SD dan SMP pada Selasa 10 Oktober 2023 di Sesat Agung Nuwo Balak.
Lomba film dokumenter pada Senin 9 Oktober 2023 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng.
Rangkaian berlanjut dengan Lomba Sastra Daerah Lampung ringget dan pepacur pada Rabu 11 Oktober 2023 di Sesat Agung Nuwo Balak.
Lalu Lomba Olah Raga Tradisional pada Rabu 11 Oktober 2023 di Agro Park Lampung Tengah, Lomba Menulis Cerpen Bahasa Lampung SD pada Rabu 11 Oktober 2023 di Sesat Agung Nuwo Balak, serta Lomba Menulis Puisi Bahasa Lampung pada Rabu 11 Oktober 2023 di Sesat Agung Nuwo Balak.
Terakhir Gelar Budaya Daerah “Serak Asah” pada hari Jumat 13 Oktober 2023 di Sesat Agung Nuwo Balak sekaligus penutupan.
“PKD sudah menjadi agenda rutin di Pemkab Lampung Tengah. Dan hanya ada 3 kabupaten di Lampung yang sudah terkurasi dengan agenda Pekan Kebudayaan Nasional pusat. Salah satunya Lampung Tengah,” kata Nur Rohman.
Tujuan PKD, lanjut dia, untuk menggali dan melestarikan obyek pemajuan kebudayaan, melestarikan dan mengembangkan budaya Lokal daerah Lampung Terngah, meningkatkan inovasi dan kreatifitas pendidik dan anak didik di bidang kebudayaan serta meningkatkan rasa cinta dan bangganya akan kebudayaan daerah.
Sementara Kusuma Riyadi mengatakan bahwa kegiatan PKD perlu terus dikembangkan sebagai sarana pelestarian budaya daerah.
Menurutnya, banyak terdapat potensi budaya daerah di Lampung Tengah yang perlu terus digali.
“Potensi adat dan budaya lokal di Lampung Tengah wajib dikembangkan. Karena itu adalah warisan leluhur yang dapat dibanggakan dan diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi Kabupaten Lampung Tengah,” katanya.
Hadir dalam pembukaan PKD, perwakilan Forkopimda Lamteng, jajaran OPD, serta unsur pendidikan di Lamteng. (rid)
