Radarlamteng.com, WAYPENGUBUAN – Dua bocah kelas 3 SD Ca dan Ch warga Kampung Putralempuyang, tewas tenggelam di kubangan air bekas galian excavator, Kamis (3/3/2023) sekira pukul 14.00 WIB.
Keduanya tewas tenggelam karena diduga mandi di kubangan tersebut, dimana kedalaman air di kubangan tersebut diperkirakan kurang lebih sedalam 2.5 meter.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Waypengubuan Iptu Andi Meiriza Putra. “Kedua bocah perempuan ini tewas tenggelam karena diduga sedang mandi di kubangan bekas galian tersebut,” tegas Kapolsek.
Kapolsek juga mengatakan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan ataupun musibah, karena tidak ditemukannya ada tanda-tanda kekerasan.
“Ini murni kecelakaan ataupun musibah, karena tidak adanya tanda-tanda kekerasan kepada kedua bocah tersebut. Dan orang tuanya dari bocah tersebut juga sudah menerima dengan ikhlas musibah tersebut,” tambah Kapolsek.
Pernyataan Kapolsek tersebut juga di kuatkan dengan hasil medis balai pengobatan (BP) PT. GGF. karena sesuai kejadian, kedua bocah tersebut langsung dibawa ke BP PT. GGF guna dilakukan pemeriksaan medis. Dan hasil dari pemeriksaan medis tersebut, menyatakan bahwa kedua bocah tersebut tewas karena tenggelam.
Atas kejadian tersebut, Kepala Kampung (Kakam) Putralempuyang Sungkono mengucapkan duka citanya, dan menghimbau kepada warganya untuk lebih memperhatikan lagi putra-putri mereka bermain.
“Saya ucapkan turut berduka cita sebesar-besarnya kepada para orang tua korban, mudah-mudahan mereka dapat merima musibah ini dengan ikhlas. Dan karena adanya musibah seperti ini, saya himbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan lagi putra-putri mereka bermain. Karena, saat ini masih musim penghujan, jadi baik sungai ataupun kubangan pasti dalam keadaan banjir,” ucap Sungkono.
Sungkono juga menambahkan, dirinya juga langsung memerintahkan warga untuk segera menimbun kubangan tersebut.
“Saya sudah memerintahkan warga untuk segera mungkin menimbun galian tersebut, agar musibah serupa tidak akan terjadi lagi,” tambah Sungkono.
Setelah selesai dimandikan dan disolatkan, keduanya bocah tersebut langsung dimakamkan di TPU kampung setempat secara bergantian pada pukul 19.00 WIB, dan pukul 20.00 WIB. (stk/rid)
