Radarlamteng.com, TRIMURJO – Warga Kampung Pujodadi, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) mengeluhkan proyek pembangunan draenase yang dinilai asal jadi.
Proyek yang berada sepanjang jalur Kampung Pujodadi menuju Kampung Pujokerto, Kecamatan Trimurjo itu disinyalir menjadi ajang korupsi oleh oknum rekanan.
Dugaan itu muncul dari beberapa warga yang mempertanyakan soal Papan Informasi Publik (PIB) yang tak nampak terpasang oleh pelaksana kegiatan.
“Sebagai bentuk transparansi kepada warga, harusnya terpasang papan plang proyek, tapi ini tidak ada sama sekali, bagaimana kita dapat mengetahui anggaran dan volume pengerjaan yang ada,” kata salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Senada dengan yang di ucapkan warga inisial S, ia menyayangkan adanya pembangunan yang asal-asalan, apalagi menurut ia anggaran pembangunan yang bersumber dari Pemerintah sangat lah besar. Akan tetapi pasa implementasinya kegiatan itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Sayang sekali mas, dengan anggaran yang besar namun pengerjaanya di buat asal-asalan. Kami sebagai warga meski tidak mengerti pembangunan namun kami bisa melihat jelas bahwa pembangunan ini tidak benar,” katanya kepada radarlamteng.com Selasa (8/11/2022).
Selain dalam pengerjaannya dinilai asal-asalan, Supri juga menilai bahwa dalam penggunaan material pun terindikasi di markup. Hal itu terlihat dari adukan yang nampak jelas kurangnya material semen sehingga dapat membuat bangunan tidak bertaha lama.
“Kita bisa lihat sendiri, dari adukannya saja sudah bisa kita pastikan kalau bangunan ini tidak sesuai spesifikasi, dan sudah kita pastikan kualitasnya pun buruk, ditambah lagi, dalam pengerjaan seharusnya dipasang batu terlebih dahulu baru di lantai, tapi ini tidak sama sekali,” ungkapnya.
Ia berharap, kepada pemerintah dan dinas terkait dapat segera mengkroscek pembangunan. Sehingga para rekanan dapat bekerja sesuai dengan aturan yang ada.
“Mohon untuk pemerintah dinas terkait tolong segera di tindak lanjuti agar pembangunan infrastruktur khsusunya di Kabupaten Lampung Tengah ini dapat lebih baik dan berkualitas,” pungkasnya.(cw29/rid)
