Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Saat ini banyak terjadi tindak kekerasan yang dilakukan anak-anak usia remaja. Kondisi ini menjadi perhatian untuk dilakukan upaya pencegahan agar anak-anak lebih mampu mengontrol prilakunya dari tindakan kekerasan dalam pergaulannya.
Guna menggulangi hal itu SMPN 1 Seputihagung bersama Babinkamtibmas Seputihagung melakukan sosialisasi tentang perundungan kepada walimurid dari kelas VII, VIII dan IX pada (27-29/10/2022).
Kepala SMPN 1 Seputihagung H.Hadi Suhartanto,M.Pd melalui Waka Kesiswaan Arief Syafari,S.Pd mengutarakan pentingnya sosialisasi ini guna bersama-sama berupaya untuk melakukan pencegahan perundungan yang terjadi pada anak.
“Sekolah sejak tahun 2021 sudah memulai mengadakan agen perundungan yang dilakukan sosialisasi mulai dari dalam kelas, pada saat upacara bendera juga pada saat pengajian disekolah, dengan harapan anak-anak dapat memiliki penanaman sikap dan perbuatan baik.
Lebih lanjut Arief menerangkan, dilakukannya sosialisasi perundungan kepada walimurid ini ditujukan untuk bersama-sama memberikan pengawasan dan perhatian terhadap anak baik disekolah dan dirumah, sehingga anak dapat lebih terhindar dari tindakan kekerasan akibat bullying dari orang-orang disekitarnya,” papar Arief.
Sosialisasi perundungan juga menghadirkan Babhinkantibmas Seputihagung Bribka Eko Purwanto,S.H yang menyampaikan bahwa ada sanksi hukum bagi setiap orang yang melakukan tindak kriminalitas, termasuk anak pelajar.
SMPN 1 Seputihagung sejak memasuki pembejaran full tatap muka sudah mampu menorehkan prestasi seperti Pramuka, Baris Berbaris, Volyball di tingkat kecamatan. Dari atltetik lari, lompat jauh, juga renang dan sepakbola siswa dari sekolah yang berdiri di Kampung Simpangagung ini juga telah berhasil mendulang prestasi tingkat Provinsi Lampung hingga ketingkat Nasional.(sci/rid)
