Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Prestasi ditorehkan guru SMAN 1 Seputihmataram, Lampung Tengah (Lamteng), Deka Andriani, M.Pd.
Dia berhasil lolos menjadi Tenaga Pendidik Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) setelah melalui tahapan tes dan persyaratan lain sebagai guru bidang studi ilmu Biologi.
Deka Andriani yang juga sebagai wakil kepala sekolah berhasil terpilih dan akan bertugas di Cairo, Mesir pada tahun 2022 mendatang.
Kepala SMAN 1 Seputih Mataram Drs. I Made Tantra, M.M mengaku bangga salah satu guru dari wilayah kerjanya bisa berhasil terpilih untuk menjadi tenaga pendidik sekolah Indonesia di Cairo.
“Ini menjadi sejarah baru bagi SMAN 1 Seputih Mataram yang sukses go international setelah sebelumnya Ibu Deka telah menunjukkan dedikasinya karena pernah terpilih sebagai Guru Berprestasi SMA Lampung Tengah tahun 2019, selain itu pernah menjadi pendamping guru penggerak angkatan I,” katanya, Kamis (2/9/2021).
Hal ini, kata Made menjadi teladan bagi semua tenaga pendidik di lingkup SMAN 1 Seputih Mataram dan juga diharapkan akan menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh guru di Indonesia yang berkesempatan sama untuk berprestasi di dalam dan di luar negeri.
Sementara itu Deka mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang dicapainya untuk mengabdi bagi anak – anak bangsa Indonesia di luar negeri. “Saya mengikuti seleksi penerimaan guru dan tenaga kependidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri tahun 2021, dan alhamdulillah setelah mengikuti beberapa tahap tes saya berhasil lulus dan terpilih menjadi tenaga pendidik di Cairo, Mesir.
Akan menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk lebih banyak belajar di negara orang, semoga saya akan mampu mengabdi dengan baik dan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini,” ungkapnya.
Dijelaskan oleh Deka, pada tahun ini Kemdikbud membuka formasi guru dan tenaga pendidik untuk beberapa SILN yang ada Tokyo (Jepang), Cairo (Mesir), Bangkok (Thailand), Singapura, Kualalumpur (Malaysia), Kinabalu (Malaysia), Den Haag (Belanda), Riyadh dan Jeddah ( Arab Saudi).
Ada tiga tahapan tes yang dilakukan agar bisa mengisi formasi tersebut, yaitu seleksi administratif dengan cara mengunggah berbagai berkas persyaratan. Kemudian mengikuti tes lanjutan berupa microteaching, psikotes, TOEFL, serta tes kejiwaan. Selanjutnya pada tahap akhir peserta melakukan wawancara dengan panitia Kemdikbud. Tes sendiri dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2021.
” Saya mengucapkan terimakasih yang tak ternilai atas motivasi dan dukungan Bapak Kepala Sekolah juga jajaran dewan guru dan staff selama ini yang sudah menghantarkan saya jadi juara 1 Guru Berprestasi SMA Lampung Tengah 2019, Pendamping Guru Penggerak angkatan 1, hingga sekarang menjadi Guru Sekolah Indonesia Cairo, semoga ilmu saya akan memberi manfaat untuk semuanya,” harapnya. (sci/rid)
