Ràdarlamteng.com, ANAKTUHA – Suasana duka menyelimuti keluarga Mantan Bupati Lampung Tengah Hi. Mustafa yang kehilangan ayahnya Achmad Bin Yusuf.
Almarhum meninggal dunia di usia 95 tahun pada Hari Minggu 29 Desember 2019 pukul 21.48 Wib di RS Harapan Bunda Bandarjaya dengan meninggalkan 21 anak.
Almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga yang berlokasi di Kampung Bumiaji Kecamatan Anaktuha pada Senin (30/12/2019) tepat pukul 11.00 Wib.
Nessy Kalvya Mustafa usai acara pemakaman mengungkapkan keteladanan dari sosok mertuanya yang kuat menanamkan kedisiplinan kepada anak cucunya.
“Almarhum ayah selalu menerapkan rasa disiplin yang kuat kepada kami, terutama dalam beribadah dan bersikap. Sikap ini pula yang diterapkan Bapak Mustafa yang selalu disiplin dan bekerja keras untuk keluarga terutama anak – anaknya serta masyarakat luas,” kata istri Mustafa tersebut.
Nessy mengaku lega di saat terakhir sebelum almarhum berpulang masih sempat bertemu Bapak Mustafa yang mendapat izin dari Lapas Sukamiskin untuk membesuk orangtuanya setelah 3 hari masuk dan dirawat di RS Harapan Bunda.
Senada dengan Nessy Mustafa, putri almarhum lainnya, Helmiyati menuturkan rasa kehilangannya kepada sosok seorang ayah yang sangat luar biasa dalam mendidik 21 anak-anaknya.
“Ayah sangat luar biasa bagi kami, karena sejak kecil beliau selalu berjuang dan menanamkan semua anaknya untuk dapat hidup mandiri dan berusaha hidup di atas kakinya sendiri, contoh ini yang diterapkan oleh Kakak kami, Mustafa,” kata Ketua Karang Taruna Lamteng ini.
Mustafa, menurut Helmiyati bahkan bisa dibilang tidak sempat menikmati mudanya dan matang sebelum masanya demi mengikuti pesan Ayah, yakni untuk memperjuangkan masa depan adik – adiknya.
Dari pantauan Radar Lamteng di rumah duka, ribuan pelayat memberikan ucapan belasungkawa. Selain masyarakat umum, terlihat pula jajaran pejabat di Pemkab Lamteng. (sci/rid)
