Radarlamteng.com, PADANGRATU-Lembaga Seni Qosidah Indonesia (LASQI) Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah (Lamteng), diharapkan dapat lebih maju pada aspek prestasi, serta dapat membangun mentalitas pelatih lokal dengan karakter, moralitas dan identitas.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Lasqi Kecamatan Padangratu, Dr. Yeni Anggraini yang diwakili anggotanya dalam pembinaan pelatih rebana/hadroh yang diselenggarakan DPC Lasqi Kecamatan Padangratu. Melalui program Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019 bidang pembinaan kemasyarakatan, pelatihan dilaksanakan platihan Lasqi di GSG setempat dan diikuti 30 peserta daro 15 kampung.
Pelatihan yang dihadiri Camat Padangratu, M Isa Ansori, S.Sos, Sekcam Yasmid Syarnubi, S.Pd, M.SI, nara sumber dari Lasqi Kabupaten Lamteng yang juga pemerhati seni budaya One Toro, Muh Maksum dan Nazir Nur Al Amin. Hadir juga Ketua TP PKK Kecamatan Padangratu, Endang Ria Setiowati, Ketua Panitia dan juga sekretaris Maslah, S.Pd, Kasi Tapem Septiana, S.E, PD, PLD dan seluruh anggota Lasqi dari 15 kampung.
”Saya berharap, dengan adanya pembinaan Lasqi ini dapat membangun dan memperkokoh ukuwah islamiah, mengembangkan aktivitas dan produktivitas seni musik islami Indonesia dimasing-masing kampung. Selain itu membantu peran pemerintah dalam menciptakan kualitas sumber daya manusia yang berahlaq mulia. Saya berahrap Lasqi Kecamatan Padangratu, bisa menjadi yang terbaik di Kabupaten Lamteng, khususnya dan di Provinsi Lampung umumnya,” ungkap Rahman GB, kepada Radarlamteng.com, Minggu (17/11/2019).
Pembinaan yang diberikan meliputi struktur lembaga lasqi, olah vokal, gerakan dan tari serta araseman musik. Para peserta pembinaan nampak antusias dan semangat mengikuti materi demi materi yang diberikan nara sumber atau para pakar dibidang seni qosidah dari DPD Lasqi Kabupaten Lamteng. Apalagi diajarkan cara menyanyi dan bermain alat musim yang benar oleh para pakarnya.
”Saya berharap, peserta Lasqi dari 15 kampung yang mengikuti pembinaan ini bisa mengikuti materi demi materi yang diberikan. Selain itu, materi yang didapat bisa dipraktekkan. Sehingga grup lasqi yang akan tampil baik diperlombaan tingkat kecamatan atau kabupaten bahkan provinsi bisa bersaing dengan grup lasqi lain. Apalagi grup lasqi dari Kecamatan Padangratu sering tampil di perlombaan-perlombaan besar,” harap Rahman GB.
Sementara Camat Padangratu, M Isa Ansori, S.Sos, yang hadir dalam acara ini mengatakan akan mendukung penuh segala bentuk program Lasqi.”Susun program kerja yang baik, dan bangun syiar agama islam melalaui qhadroh, dan kasidah. Serap ilmu dari nara sumber berikan ilmunya kepada teman-temanya di kampung agar pemuda-pemudi bisa dijauhkan dari perbuatan negatif dengan kemajuan teknologi saat ini,” kata Isa Ansori.
Lasqi lanjut Isa Ansori merupakan organisasi kemasyarakatan yang membina dan mengembangkan seni budaya musik Islam, seperti qasidah, hadrah, marhaban, marawis, nasyd akapela, sholawat, zikir, ngarak dan gambus. Melalui pembinaan DPC Lasqi Kecamatan Padangratu ini kita bangun karakter dan moralitas melalui budaya seni islami. (win)
