Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Dalam rangka pemerataan pembangunan di setiap dusun, Kampung Slusuban Kecamatan Seputihagung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), melalui Anggaran Dana Desa (ADD) tahap satu dan dua, tahun 2019, telah membangun jalan onderlagh serta jembatan, yang dibagi di berapa dusun.
Kampung Slusuban yang juga merupakan salah satu kampung terluas yang ada di Lamteng, memiliki luas wilayah 1200 Ha, dan terbagi menjadi delapan dusun serta 41 RT. Jumlah kepala keluarga (KK) kampung tersebut, mencapai 2470 KK, serta jumlah penduduk mencapai 8113 jiwa.
Kepala Kampung (Kakam) Slusuban Surepto menjelaskan, luasnya wilayah Kampung Slusuban, menjadi pekerjaan utama dalam pemerataan pembangunan di setiap dusunnya. Untuk itu, ADD tahap satu dan dua tahun ini, dipergunakan untuk membangun jalan onderlagh, sepanjang 2,5 X 3029 meter, yang terbagi diempat dusun, yaitu dusun 2, 4, 7, 9. Sedangkan untuk pembangunan jembatan sepanjang 5 X 6 meter, berada di dusun 3.
“Untuk ADD tahap dua, kami tetap prioritaskan untuk membangun jalan onderlagh, yang kami bagi diempat dusun, yaitu dusun 2, 4, 7, 9. Sedangkan untuk tahap satu, kami gunakan untuk membangun jembatan di dusun 3,” ujarnya.
Surepto memaparkan, masih banyaknya jalan kampung yang belum tersentuh batu, menjadi alasan utama mengapa ADD di kampungnya dipergunakan untuk membangun jalan onderlagh.
“Banyaknya jalan yang belum tersentuh batu di kampung ini, menjadi alasan utama kenapa ADD kami gunakan untuk membangun jalan onderlagh. Bahkan, saat ini masih ada kurang lebih 20 KM jalan yang juga belum tersentuh batu,” papar Surepto.
Surepto juga menambahkan, untuk pelaksaan ADD di kampungnya, tidak ada yang ditutup-tutupi. Pelaksaannya dilakukan secara transparan bersama semua aparat kampung yang terlibat didalamnya. Sehingga, dalam pelaksaannya berjalan lancar.
“Pelaksaan ADD kami lakukan secara transparan, bersama semua aparat kampung yang terlibat didalam pelaksaan tersebut. Sehingga, pelaksaannya dapat berjalan lancar,” tambahnya. (adv)
