Mandi di Irigasi, Bocah 12 Tahun di Seputihsurabaya Tewas Tenggelam

Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Saluran irigasi di Rawa Dawang Kampung Gaya Baru VI, Kecamatan Seputihsurabaya, Lampung Tengah (Lamteng) menelan korban jiwa.

Seorang bocah 12 tahun tewas tenggelam saat mandi bersama empat temannya, Sabtu (18/1/2020) sekira pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban bernama Zahra warga Dusun I Kampung Gayabaru VI, Kecamatan Seputihsurabaya yang masih berstatus sebagai murid sekolah dasar (SD).

Kapolsek Seputihsurabaya AKP Yoffi Kurniawan mewakili Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma menjelaskan, korban tenggelam saat mandi bersama empat temannya di aliran irigasi sedalam kurang lebih 1 meter.

“Kata saksi yang juga teman-teman korban, sebelum tenggelam korban mengajak untuk pindah lokasi mandi yang jaraknya tidak jauh dari lokasi semula,” kata kapolsek.

Namun, keempat temannya tidak mau pindah. Sedangkan korban nekat pindah sendirian. “Di lokasi ini korban langsung masuk irigasi dan seketika tenggelam,” jelas AKP Yoffi.

Melihat korban tenggelam, empat temannya yang juga masih berumur belasan tahun panik. Karena air cukup dalam, mereka tidak ada yang berani menolong.

“Mereka (teman-teman korban) tidak berani menolong. Hanya berteriak mencari bantuan. Sekitar 20 menit kemudian ada warga yang sedang mencari rumput menghampiri dan menolong korban,” bebernya.

Setelah diangkat ke daratan, nyawa korban tidak tertolong. Diduga korban terlalu banyak minum air. “Ini diperkuat hasil pemeriksaan tim medis bahwa korban meninggal karena tenggelam,” katanya.

Selain itu, juga tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Saat diperiksa korban mengeluarkan banyak air dari dalam tubuh. “Selanjutnya, korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (cw4/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *