Radarlamteng.com – BANDARJAYA- SMKN 1 Seputihagung, Lampung Tengah menggelar Workshop Pengembangan SMK berbasis kawasan industri atau keunggulan wilayah, di Bandarjaya Bussines Convetion (BBC) Hotel, Sabtu (24/8/2019).
Mengacu pada Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 330/D.D5/KEP/KR/2017 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Muatan lokal (A), Muatan Kewilayahan (B), Dasar Bidang Keahlian (C1), Dasar Program Keahlian (C2), dan Kompetensi Keahlian (C3), kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang PSSMK Dikmen Provinsi Lampung Drs. Teguh Irianto yang mengajak SMK sepakat melalui MoU untuk menjadikan siswa untuk bisa lulus dan siap bekerja.
Kepala SMKN 1 Seputihagung Drs. Edy Cristanto., M.Pd., menyampaikan harapannya dengan kegiatan ini lulusan dan SMK dapat lulus sesuai permintaan dunia industri.
“Dari program otomotif kita sudah sinergi dengan AHS. Dari Multimedia, Teknik Jaringan dan Pemasaran juga sudah mengkolaborasi dengan pelaku usaha industri. Sehingga dapat menyelaraskan dengan bidang pendidikan dari SMK, harapan lebih lanjut pihak guru juga dapat belajar di perusahaan untuk penyesuaian dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri, ” urai Edy yang meyakinkan bahwa SMK di Lampung Tengah tidak kalah potensinya dengan sekolah yang ada di Provinsi Lampung.
Workshop diisi narasumber Dr. Edison Ginting, M.M., dari Jakarta dan Drs. Jayani, M.Pd., yang membedah paparan penyelarasan Kurikulum SMK dengan Du/Di. Acara juga dihadiri Ketua MKKS Lampung Tengah Yos Devera, S.Pd,M.M., Ketua Dewan Pendidikan Lampung Tengah Ir. Hi. Saptono Rudianto, Ketua Komite SMKN 1 Seputihagung Hi. Marzuki dan juga jajaran Kepala SMK di Lampung Tengah.
Pihak Dunia Industri datang dari TDM Honda, PT GGP, PT Langgengjaya, Primamedia, Putra Baru Toserba, dan AMRI Toserba. (sci/rid)
