Fun Bike Meriahkan HUT ke 72 dan HKN ke 58 IDI Lampung

Radarlamteng.com, BANDARLAMPUNG – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 sekaligus Hari kesehatan Nasional (HKN) ke 58 dengan menggelar Fun Bike.

Pada perhelatan ini jajaran dokter yang tergabung dalam IDI beserta stakeholder Provinsi Lampung melakukan olahraga sepeda dengan gowes bersama dari start Rumah Dinas Gubernur Lampung Mahan Agung Bandar Lampung Minggu (13/11/2022).

Peringatan HUT IDI dan HKN juga sekaligus ditandai dengan peluncuran salah satu platform digital media komunikasi Telegram IDI Lampung untuk 3.400 dokter se-Lampung.

Ketua IDI Wilayah Lampung dr.Josi Harnos,MARS menyampaikan apresiasi atas suport fun bike yang dihadiri langsung Ketua Penggerak PKK Hj.Riana Sari Arinal, Asisten 3 Perprov Lampung, Danrem diwakili Kasi Ter 043 Garam Kol.Inf.Risa Wilsi,SH,.MH.

Turut hadir dari Polda Lampung melalui Kabidokker Kombes Pol dr.Mardi Sudarman,MM dan Kato Rena Kombes Pol Ayen Wahyu Gunawan. Dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung serta Pengusaha Lampung Thomas Aziz Riska juga hadir.

Josi Harnos menambahkan, fun bike selain dilaksanakan di Bandar Lampung juga digelar Kota Metro yang dibuka oleh Walikota Metro dr.Wahdi,So.OG. Kemudian disertai kegiatan Pathologi Day yang diprakarsai oleh anggota IDI dari perhimpunan dokter Patologi Anatomi dan dokter Forensik se-Lampung. Kegiatan ini berisi senam sehat, pemeriksaan kesehatan dan bakti sosial.

“Terimakasih kami sampaikan kepada seluruh stakeholder Provinsi Lampung yang telah mendukung kegiatan IDI Lampung, juga jajaran dokter yang IDI dari berbagai Kabupaten Kota di seluruh Lampung. Diharapkan HUT IDI ke 72 dan HKN ke 58 akan memperkuat persatuan dokter di Lampung dan memberi energi untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat sehat dan bersinergi dengan pemerintah daerah, Provinsi dan Pusat,” papar.

Jodi Harnos merupakan Ketua IDI Wilayah Lampung pertama yang berasal dari daerah Kabupaten Lampung Tengah, berharap IDI terus dapat dekat dengan masyarakat, untuk kebutuhan kesehatan masyarakat sebagai agent of change, Agent of change dan agent of development.

Selama 2 tahun dimasa pandemi, lanjutnya dokter disibukkan dengan penanganan kasus Covid 19 sehingga kegiatan umum bersama masyarakat tidak pernah ada. Fun bike ini menjadi momen untuk kembali mewujudkan kebersamaan.

“Saat ini meskipun kita memasuki masa pemulihan pasca masa Pandemi, namun Covid masih belum berakhir. Kami mengajak untuk tetap beraktifitas dan berkarya. Namun demi menjaga dan melindungi satu sama lain, khususnya terhadap penularan Covid 19 protokol kesehatan harus tetap diutamakan, ” pesannya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana dr.Zam Zanariah,Sp.S mengutarakan fun bike diikuti 600 peserta terdaftar ditambah peserta yang hadir onsite. Kemudian peluncuran platform digital media komunikasi Telegram IDI untuk 3.400 dokter se Lampung ditujukan selain sebagai sarana komunikasi juga agar memudahkan antara dokter berdiskusi, expert konsultasi dengan pakar dan media transver knowledge,” urainya.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *