Atasi Harga Singkong, Ini Upaya Bupati Lamteng Musa Ahmad

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Menyikapi harga jual singkong yang menurun yakni di bawah Rp1.000 per kilogram, Bupati Lampung Tengah Hi. Musa Ahmad, S.Sos., M.M. berencana memanggil pihak perusahaan yang memproduksi tepung tapioka.

Saat dikonfirmasi Kamis (27/10/2022) sore, Bupati Musa Ahmad yang aktif dengan program bunga kampung ini pun telah memerintahkan melalui dinas terkait untuk melakukan pengecekan ke bawah.

Bupati Musa mengatakan, jika persoalan harga singkong berada di level perusahaan maka jalan yang ditempuh, yakni dengan pemanggilan pihak korporasi tersebut. 

Sehingga, bisa diketahui penyebab turunnya harga singkong dan dicarikan solusi agar harga tetap stabil dan tidak merugikan petani.

Upaya itu sejalan dengan program Lampung Tengah Berjaya, salah satunya di sektor pertanian. 

Seperti diketahui, petani di Lamteng terpaksa menunda panen singkong mereka karena harga jual komoditas pertanian tersebut anjlok, yakni hanya Rp700 per kilogram di tingkat pabrik/perusahaan.

Adi, salah satu petani yang ada di Kekah, Kampung Terbanggibesar, membenarkan kalau harga jual singkong saat ini Rp700 per kilogram. Ia tidak tahu sampai kapan harga tersebut bertahan.

“Harapannya, harga singkong bisa bagus lagi dan kita bisa jual. Kalau sekarang ini kita masih tahan dulu tidak dicabut singkongnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Soleh, warga Kampung Indraputrasubing, Kecamatan Terbanggibesar. (jar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *