Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah tinggal menunggu hitungan hari. Berkaitan dengan salat Idul Adha (salat Ied), ada kebijakan yang disampaikan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Hi. Musa Ahmad, S.Sos.
Kepada Radar Lamteng, Bupati Musa Ahmad mengatakan, bahwa ibadah salat Ied merupakan ibadah yang selalu dilaksanakan oleh umat muslim. Mengingat mayoritas masyarakat Lamteng adalah beragama Islam.
Hanya saja saat ini semua daerah dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19.
Melalui berbagai pertimbangan, Bupati Musa Ahmad mengambil kebijakan salat Ied tetap dilaksanakan dengan beberapa poin catatan. Pertama pelaksanaan salat Ied tidak terkonsentrasi pada masjid saja tetapi menyebar hingga ke musala.
“Hal ini dilakukan agar jamaah salat Ied tidak menumpuk pada salah satu masjid saja tapi bisa menyebar sampai musala,” kata Bupati, Jumat (16/7/2021).
Kemudian, poin kedua saat melaksanakan salat wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Bagi warga yang kondisi tubuhnya tidak fit atau mengalami sakit demam disertai batuk disarankan agar tidak melaksanakan salat ke masjid dan musala. Warga dengan kondisi tersebut segera berobat ke pelayanan kesehatan terdekat.
“Pelaksanaan salat Ied tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Saya meminta semua masyarakat Lamteng bisa mendukung untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.(jar)
