Sempat Tertunda, 70 Nakes Puskesmas Seputihsurabaya  Divaksinasi Perdana

Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Sempat tertunda karena ada beberapa tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar virus corona, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Seputihsurabaya, Lampung Tengah (Lamteng) akhirnya memulai gerakan vaksinasi Covid-19 perdana pada Selasa (2/2/2021).

Kepala UPTD Puskesmas Seputihsurabaya Albertus Suharlambang mengatakan bahwa sesuai jadwal, penyuntikan vaksin Sinovac ini harusnya dilakukan serentak se Lamteng pada Jumat 29 Januari 2021.

“Tapi saat itu ada beberapa nakes sebagai sasaran penyuntikan vaksin sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Sehingga kita putuskan ditunda dan baru kita laksanakan hari ini,” ujar Albertus.

Dalam vaksinasi ini, ada 70 nakes di Puskesmas Seputihsurabaya yang mendapatkan suntikan. Selanjutnya, para nakes akan kembali mendapatkan vaksin kedua pada pertengahan Februari. “Atau 15 hari setelah vaksinasi pertama ini,” jelasnya.

Dijelaskan Albertus pada penyuntikan pertama ini tidak terlihat para nakes mengalami efek samping secara medis. “Karena memang vaksin Sinovac yang disuntikan ini telah dinyatakan aman dan halal oleh pemerintah. Bahkan sudah melalui proses panjang oleh para pakar dan ahlinya,” kata dia.

Terkait hal itu, ketika nanti vaksinasi mulai diperuntukan bagi masyarakat, tidak perlu ada yang ditakutkan dan diragukan. Dia mengajak semua pihak yang ada di Kecamatan Seputihsurabaya mendukung program vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

“Dengan harapan pandemi bisa segera berakhir dan kehidupan bisa berjalan normal. Serta ekonomi segera pulih,” katanya.

Umi Kulsum, seorang nakes di Puskesmas Seputihsurabaya yang mendapat suntikan vaksin pertama mengatakan bahwa tidak merasakan efek apapun setelah lebih dari 30 menit disuntik.

Umi yang merupakan Kepala Bagian TU Puskesmas Seputihsurabaya memberi klarifikasi terkait berita sebelumnya yang menyatakan pihak puskesmas akan mengembalikan vaksin Covid-19 ke Dinas Kesehatan Lamteng karena vaksinasi pada Jumat 29 Januari 2021 ditunda.

“Itu bukan mengembalikan. Tapi kami mengambil vaksin ke Dinas Kesehatan Lamteng pada hari itu (29 Januari 2021) meski kami menunda pelaksanaan vaksinasi perdana,” jelasnya. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *