LPK Lindajaya Donoarum Siap Layani Pesanan Seragam Sekolah Partai Besar

Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lindajaya yang berlokasi di Jalan Raya Dono Arum Kecamatan Seputih Agung Lampung Tengah (Lamteng) berdiri sejak 1975.

Berwirausaha selama 50 tahun dibidang kursus menjahit, sudah meluluskan 2.600 siswa terampil dan sukses. Saat ini LPK Lindajaya sudah siap melayani menjahit seragam sekolah hingga partai besar.

Pimpinan LPK Lindajaya Donoarum Suhadi mengutarakan tidak hanya layanan dalam jumlah besar, disini juga menerima untuk masyarakat umum yang ingin menjahit pakaian pria baik kemeja, celana, blezer hingga busana wanita untuk perseorangan.

“Alhamdulillah, usaha kami masih terus berjalan, meskipun sempat terdampak dimasa covid atau pandemi ditahun 2020 lalu. Sekarang kami bisa layani jahit seragam sekolah hingga partai besar sejumlah 400 pcs,” jelas Suhadi.

Dari siswa yang pernah kursus disini bahkan sudah ada yang sukses membuka usaha secara mandiri hingga menjadi perancang busana seperti Dini Ratna Nindri dari Sulusuban .

Bahkan siswa yang kursus juga datang dari luar Kabupaten Lamteng seperti Mesuji, Liwa yang tinggal indekost disini.Masa kursus siswa belajar selama 6 bulan dari jam 08:00 – 12:00 dari hari Senin sampai Jumat.

Instruktur Kursus LPK Lindajaya Okta Meiliana menjabarkan sistem belajar kursus dengan menggunakan teknik pengenalan alat-alat jahit, metode membuat pola, menggambar, penentuan rumus menjahit, mengukur sampai dengan proses menjahit.

“Manfaat bisa menjahit tentunya mempunyai peluang besar bagi wanita selain mempunyai ketrampilan menjahit juga bisa membantu ekonomi keluarga dengan waktu yang tetap juga lebih banyak berada dirumah. Sembari bekerja dirumah juga tetap bisa mengurus anak dan suami,” paparnya.

Sementara Aulia Fatika Sari salah satu siswa yang tengah mengikuti kursus mengaku suka dunia busana untuk mengembangkan usaha yang dimiliki ibunya.

“Awalnya memang disarankan oleh ibu yang juga bisa menjahit. Setelah mengikuti kursus ternyata jadi suka dan ingin mendalami ketrampilan ini hingga bisa melanjutkan usaha ibu nanti, sampai bisa mendesain dan merancang hingga membuat busana dan karyanya bisa dikenal banyak orang,” ungkapnya.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *