Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah melalui UPTD Puskesmas Seputihsurabaya melakukan kegiatan deteksi dini kanker serviks melalui HPV DNA Co Testing Iva.
Pemeriksaan yang diberikan secara gratis itu telah dilaksanakan selama dua tahap.
Pertama kepada 73 masyarakat pada 28-29 Oktober 2025. Serta pada tahap 2 dilaksanakan tanggal 24-26 November 2025 yang menjangkau 75 orang.
Capaian kegiatan dalam dua tahap yang telah dilakukan ini, dinilai masih rendah lantaran berbagai faktor.
Mengingat target skrining Puskesmas Seputihsurabaya mencapai 4.078 orang.
Karena itu, Kepala UPTD Puskesmas Seputihsurabaya I Gusti Yoga, S.KM., M.Kes., mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan berusia 30 – 69 tahun (sebagai sasaran) dapat memanfaatkan sebaik-baiknya program ini.
“HPV DNA test adalah tes untuk mendeteksi virus HPV yang merupakan penyebab 99,7% kanker serviks. Ini penting, karena kanker serviks tidak muncul secara tiba-tiba. Ada tahap pra kanker yang bisa dideteksi. Kalau bisa ditemukan lebih awal, tentu bisa diobati sebelum menjadi kanker,” ujar Gusti Yoga.
Ia menjelaskan sasaran dari HPV DNA test adalah wanita yang sudah menikah usia 30-69 tahun.
Dengan syarat, tidak menstruasi, tidak sedang hamil, serta tidak berhubungan suami istri dalam 1×24 jam sebelum dilakukan pemeriksaan.
Dia mengatakan sasaran di Kecamatan Seputihsurabaya adalah 13.595 wanita usia 30-69 tahun dengan target skrining sebanyak 4.078 orang.
Pihaknya berharap setelah dilakukannya tes HPV DNA tahap 2 ini, pada tes tahap berikutnya kedepan wanita usia 30-69 tahun di Kecamatan Seputihsurabaya lebih berminat dan termotivasi untuk melakukan cek HPV DNA test dengan sukarela tanpa adanya paksaan, rasa malu dan gak perlu takut.
“Karena dengan melakukan cek HPV DNA menjaga diri sendiri dan masa depan keluarga. Cek HPV DNA bukan untuk menakut-nakuti dan tidak perlu takut. Ini malah memberi ketenangan,” urainya.
Semakin cepat diketahui, semakin besar peluang mencegah kanker serviks.
“Satu langkah kecil melakukan cek hari ini adalah langkah besar melindungi rahim dan impianmu di masa depan,” ajaknya. (rid)
