Radarlamteng.com, PUNGGUR – Tim Satgas Penanggulangan Bencana Lampung Tengah dengan sigap menyelamatkan korban tenggelam di saluran irigasi Kampung Totokaton, Kecamatan Punggur, Jumat (10/10/2025).
Aksi penyelamatan dimulai dengan identifikasi korban. Setelah diketahui, dilakukan penarikan tubuh korban ke permukaan, hingga evakuasi ke titik aman dengan pengawasan instruktur.
Itulah sedikit gambaran kegiatan simulasi yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah.
“Dalam menghadapi situasi darurat di perairan, BPBD Lampung Tengah menggelar simulasi penanganan korban tenggelam. Kegiatan ini masuk dalam program Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Tahun 2025,” kata Plt Kepala BPBD Lamteng Ricky Augusta, SH., MH., didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Lukmansyah.
Menurut dia, simulasi penyelematan korban tenggelam dinilai penting, untuk meningkatkan kemampuan teknis dan koordinasi dalam menghadapi potensi bencana, khususnya insiden tenggelam .
“Bencana tidak bisa diprediksi, tetapi kesiapan dan kerja sama bisa kita rencanakan dengan baik. Melalui latihan seperti ini, kita memperkuat sistem respon yang cepat, efektif, dan manusiawi,” jelasnya.
Simulasi penyelamatan yang dilakukan oleh tim, meliputi teknik dasar seperti water trappen, pengaturan napas, hingga evakuasi korban tenggelam secara langsung.
Dalam sesi praktik, anggota satgas melakukan langkah-langkah penyelamatan mulai dari identifikasi korban, penarikan ke permukaan, hingga evakuasi ke titik aman dengan pengawasan instruktur.
“Semoga latihan ini menjadi momentum memperkuat budaya tanggap darurat dan semangat kemanusiaan dalam tugas BPBD,” harapnya. (rid)
