Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Warga Terbanggi Besar Lampung Tengah (Lamteng) sejak pagi hari sudah ramai diarea parkir masjid Istiqlal dan Kantor Kelurahan Bandarjaya Barat pada Selasa (18/3/2025).
Mereka rela antri untuk membeli sembako yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).
Dibawah leading sektor Dinas Ketahanan Pangan Tanaman dan Hortikultura Lamteng berada di 6 titik lokasi, dengan menyiapkan 4 komoditas yang akan didistribusikan berupa 7 ton beras, telur, cabai keriting dan cabai rawit serta bawang merah dan bawang putih.
Kemudian dari Dinas Perdagangan, UMKM dan Koperasi yang menyediakan 120 paket sembako minyak, gula dan tepung terigu serta 200 pcs gas elpiji 3 kilogram.
Bupati Lamteng Ardito Wijaya hadir bersama Anggota DPD RI Bustami Zainuddin. Keduanya langsung turun melayani warga yang ingin membeli kebutuhan sembako.
Bupati Ardito Wijaya menyampaikan pesan bahwa dibulan ramadan hingga menghadapi hari raya Idul Fitri masyarakat tidak perlu membeli sembako secara berlebihan atau panik buying hingga stoking bahan sembako yang berlebihan.
Karena Pemkab Lamteng, ucapnya hadir untuk membantu masyarakat dengan menyediakan bahan pangan yang cukup,” paparnya.
Bustami Zainudin melihat mayarakat sangat antusias dengan GPM yang ditujukan oleh Pemkab Lamteng dapat memberi manfaat langsung ke masyarakat. Dan guna menunjang produktifitas pertanian sebagai salah satu meningkatkan hasil pertanian dengan memberikan alat pertanian.
“Kami sebagai wakil rakyat daerah ingin membantu Pemkab Lamteng untuk membantu pengolahan lahan pertanian dengan memberikan bantuan berupa 2 unit Alsintan Prapanen Traktor roda 4 yang diserahkan di wilayah Kecamatan Seputih Mataram dan Way Penguburan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Jumali menambahkan Pemkab hadir untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat melalui GPM ini yang dijalankan 6 titik lokasi, yakni Seputih Raman,Bandar Mataram, Bangun Rejo, Kalirejo, Terbanggibesar dan Seputih Surabaya.
“Biasanya sembilan harga pokok menghadapi hari besar agama ini terjadi lonjakan. Komoditas ini yang sangat berpengaruh pada inflasi sehingga diberikan subsidi harga sembako yang lebih murah dan membantu meringankan masyarakat.
Kami memastikan untuk target 206.000 hektar padi MT tahun 2024/2025 di Lamteng siap dalam rangka menunjang ketahanan pangan nasional,” jelas Jumali.
Hadir dalam GPM Ketua TP PKK Lamteng Indria Ardito Wijaya, Camat Terbanggi Besar Priyadi dan Lurah Bandarjaya Barat Taruna.(sci/rid)
