Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Puskesmas Bandarjaya Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) mendapat penilaian akreditasi dari tim surveyor Komite Akreditasi FKTP Puskesmas.
Penilaian akreditasi yang sudah dilakasanakan selama tiga hari 13-15 Desember 2023 ini diharapkan akan memberikan hasil penilaian yang obyektif dari semua item yang ada di Puskesmas Bandarjaya baik dari dalam dan diluar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hal ini ditegaskan Kepala Puskesmas Bandarjaya dr.Josi Harnos,.MARS usai Tim Surveyor melakukan tahapan wawancara dengan jajaran lintas sektoral dari wilayah kerja Puskesmas Bandarjaya di Kecamatan Terbanggi Besar.
“Akreditasi ini ditujukan untuk peningkatan kualitas mutu pelayanan secara berkesinambungan. Puskesmas Bandarjaya pada tahun 2017 mendapatkan penilaian Akreditas Madya. Dan kita tidak ada target penilaian Akreditasi, yang terbaik adalah obyektif, apa adanya dari semua item di Puskesmas Bandarjaya.
Sehingga golnya hasil penilaian Akreditasi adalah acuan untuk merujuk perubahan dalam memberikan perbaikan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan,” terang dr Josi Harnos yang juga Ketua IDI Wilayah Lampung ini.
Camat Terbanggi Besar Priyadi hadir dan menanggapi peran dan kolaborasi yang dibangun Puskesmas Bandarjaya dengan Forkopincam Terbanggi Besar berkesinambungan.
“Kontribusi dan sinergi yang dibangun selalu melibatkan dari pihak kelurahan dan kecamatan dalam melibatkan berbagai program kerja. Realisasinya seperti partisipasi dalam setiap program Bupati Ngantor di Kampung (Bunga Kampung) Puskesmas terus aktif dalam memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga, juga pembentukan kader TBC, Posyandu, Pospindu dan lainnya,” urai Priyadi.
Sementara itu, dari lintas sektor lainnya pihak Kantor Urusan Agama (KUA), Kelurahan, Sekolah juga menyoroti apresiasinya terhadap sistem kerjasama yang sudah dijalankan dengan Puskesmas Bandarjaya.
“Tim medis Puskesmas Bandarjaya secara aktif turut andil dalam memberikan pendampingan kepada calon pengantin pria nikah, pemeriksaan calon jamaah haji, hingga melakukan sosialisasi vaksinasi dan advokasi kepada masyarakat.
Tim Surveyor Komite Akreditasi FKTP Puskesmas dengan Ketua dr. Rachmad Wahyu Hidayat dan Anggota Tuah Pandan Sinaga,S.Kep,Ners,.M.Kes mengatakan
tahapan nilai Akreditasi Dasar, Madya, Utama dan Paripurna. Penilaian akreditasi adalah bagaimana Puskesmas melayani masyarakat.
“Puskesmas Bandarjaya ini secara kesuluruhan mempunyai potensi untuk menuju kualitas pelayanan, baik dari lokasi strategis, tata kelola ruang pelayanan, fasilitas kesehatan, juga managerial di dalam dan diluar.
Masih menurut dr Rachmad, penilai yang paling sah dari pelayanan puskesmas itu sejatinya adalah masyarakat karena kualitas mutu pelayanan kesehatan itu sesungguhnya adalah hasil dari kepuasan masyarakat.
Penilaian itu, tambah ia harus obyektif dan secara kualitatif Puskesmas Bandarjaya mempunyai potensial yang sangat bagus dalam leading sektornya sebagai pelayan kesehatan masyarakat,” jelas dr Rachmad.(sci/rid)
