Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Usaha di bidang kuliner semakin menjamur saat ini. Hal ini sebanding dengan tingginya daya beli masyarakat pencinta kuliner.
Selain itu, bisnis kuliner mampu menghasilkan cuan yang cukup fantastis. Seperti halnya usaha yang digeluti Pak Parno, warga Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah.
Bahkan, ia rela meninggalkan kampung halamannya di Jawa Tengah untuk mencoba peruntungan di usaha kuliner mie tek tek.
Penjual mie tek tek ini pun hanya mengandalkan sepeda kayuh yang untuk mendukung usahanya. Soal rasa, mie tek tek buatan Pak ini memang tidak diragukan lagi. Sehingga tak heran banyak pembeli rela antre untuk mendapatkan satu mangkuk mie tek tek.
Lokasi mangkalnya pun tidak sulit dicari yaitu berada di pinggir Jalan Proklamator Bandarjaya atau sekitar Erafone Bandarjaya, Lampung Tengah. Sangat mudah diakses karena dekat dengan jalan raya.
Tak perlu mahal untuk mendapatkan mie tek tek buatan Pak Parno. Cukup merogoh kocek Rp10 ribu saja.
Setiap hari Pak Parno mulai berjualan jam 19.30 WIB setelah salat isya. Untuk bahan baku seperti mie dan telur, ia membawa untuk 100 porsi. “Saya bawa telur 100 butir. Tapi kadang-kadang ada pembeli yang satu mangkuk mie nya dibuatkan dua butir telur,” cerita Pak Parno.
Ia bersyukur mie tek teknya selalu habis terjual meski sampai larut malam. “Pernah saya sampai jam setengah dua malam. Alhamdulillah habis, mas,” katanya.
Jika dikalkulasi dalam waktu hanya beberapa jam, pendapatannya bisa tembus hingga Rp1 juta untuk 100 porsi mie tek tek. Dalam sebulan artinya bisa mengantongi omset Rp30 juta.
Bagaimana, tertarik untuk menggeluti usaha kuliner? (jar)
