Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR –
Pengurus Daerah ( PD ) Muhammadiyah Lampung Tengah ( Lamteng ) yang di nahkodai Ir.H.Sumaidi, M.M dan PD Aisiyah Lamteng Musyawamah secara resmi dikukuhkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisiyah Lampung di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak Gunung Sugih pada Kamis (18/5/2023).
Pengukuhan ini ditandai dengan pelatakan batu pertama Masjid Muhammadiyah Bani Hasan yang terletak di Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar oleh Dr.(H.C) H Zulkifli Hasan,S.E,M.M, serta tabligh akbar oleh Sekertaris Umum Pemimpin Pusat Muhammadiyah Prof.Dr.Abdul Mu’ti,M.Ed.
Sumaidi Selaku Ketua PD Muhammadiyah Lamteng mengaku siap melanjutkan program – program yang sudah berjalan baik dari pengurus periode sebelumnya.
” Kedepan PD Muhammadiyah Lamteng periode 2022-2027 akan berusaha meningkatkan mutu pendidikan untuk sekolah Madrasah Muhammadiyah. Kemudian mengintensifkan kajian keagamaan kepada pengurus, pengelola AUM dan warga persyarikatan sesuai pemahaman Muhammadiyah.
Lebih lanjut Sumeidi menegaskan untuk mengoptimalkan pendayagunaan tanah- tanah wakaf Muhammadiyah. Dan juga melanjutkan rencana pendirian perguruan tinggi Muhammadiyah dan Ma’had Ali (pondok pesantren mahasiswa).Kita juga akan membangun komplek Muhammadiyah Islamic Center yang dimulai dengan membangun masjid,” jelasnya.
Bupati Musa Ahmad memberikan apresiasi dan menyambut baik apa yang dilakukan oleh PD Muhammadiyah Lampung Tengah.
“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas bantuan kepada Mentri Perdagangan Zulkifli Hasan yang sudah mensupport dalam pembangunan masjid pengurus daerah Muhammadiyah Lampung Tengah.
Semoga dengan berdirinya Masjid dan bangunaan sarana pendukung lainnya bisa memberikan manfaat, selain tempat Ibadah juga kegiatan yang positif demi kemajuan Muhammadiyah Lamteng,” ungkapnya.
Sementara itu, Zulkifli Hasan berharap Masjid dan bangunan lainnya bisa rampung sebelum Desember 2022.
“Pengerjaan Masjid harus baik dan kualitasnya dijaga. PD Muhammadiyah Lamteng merupakan salah satu yang terbesar di Lampung dan belum memiliki masjid, untuk itu diharapakan dengan adanya bangunan ini bisa memperkuat silaturahmi dan Kebersamaan,” paparnya.
Masjid Muhammadiyah berdiri di atas tanah seluas 2 Hektar nantinya selain digunakan untuk ibadah akan digunakan sebagai pusat pelatihan kader dan juga pondok pesantren.(rls/sci/rid)
