Tim Penilai Regional I Tingkat Nasional Apresiasi Potensial Kampung Bandaragung Lampung Tengah

Radarlamteng.com, TERUSANNUNYAI – Kampung Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah (Lamteng) masuk lima besar nominasi terbaik penilaian lomba kampung tingkat nasional regional 1.

Untuk wilayah regional 1 lima daftar desa dan kelurahan yang lolos yakni, Desa Bandar Agung Provinsi Lampung, Gampong Pasie Marapat Provinsi Aceh , Desa Kumbang Tengah Provinsi Sumatera Barat, Desa Purwodadi dari Jambi dan Sekar Biru dari Provinsi Bangka Belitung.

Antusias penuh masyarakat, aparatur Kampung Bandar Agung hingga dan Forkopincam Terusan Nunyai serta Forkopimda Lamteng menyambut Tim dari Kementrian Dalam Negeri Direktoral Jendral Pemerintahan Kampung Regional I dengan Ketua tim penilai Andi Yuliarmiangsyah Razmi selaku Kepala Subdirektorat evaluasi Perkembangan Desa wilayah 1, dengan iringan drumband dan pencak silat dari siswa siswi SMAN 1 Terusan Nunyai Jum’at (4/11/2022).

Saat turun melakukan klarifikasi di lapangan Andi mengatakan Lomba Desa sekarang sangatlah ketat, untuk meraih itu dibutuhkan kerja keras. Hal itu dibuktikan Kampung Bandar Agung.

“Sebagai ketua tim saya sangat apresiasi itu,” tandasnya. Dari kondisi yang ada dilapangan Desa Bandar Agung mempunyai kelebihan yang mampu membuat Bandar Agung mampu bersaing di tingkat nasional.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad didampingi Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad, hadir beserta Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, menyampaikan pesan tidak hanya kepada Kampung Bandar Agung namun semua Kampung yang ada di wilayah Lamteng untuk menunjukan potensi unggulan, juga pelayanan yang memudahkan masyarakat, untuk bisa dirasakan oleh masyarakat yang semakin sejahtera.

Kampung Bandar Agung memiliki potensi juga unggulan salah satunya menerapkan Smart Village yang memudahkan pelayanan kepada masyarakat di era digitalisasi.

Agar program kabupaten Lamteng selaras seirama dengan program yang digagas oleh Gubernur Lampung Arinal Junaidi, Bupati telah menerbitkan Peraturan Bupati tentang SIKAM BERJAYA (Sistem Informasi Kampung Berjaya).

Sementara itu, Kepala Kampung Bandar Agung Sutopo didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyakarakat Kampung Lamteng Fathul Arifin, saat dikonformasi menguraikan ragam keunggulan dan potensi Kampung Bandar Agung yang berdiri sejak tanggal 22 Februari 1973 dan berasal dari 351 Kepala Keluarga Transmigrasi TNI AD (TRANSAD).

Sutopo memaparkan potensi unggul yang dimiliki selain Smart Village, juga ditunjang dengan pengembangan usaha melalui Pujasera, E-Samdes, penyewaan ruko, kerjasama Mogot dengan PT Great Giant Pineapple (PT GGP) serta pengisian ulang air minum dan pasar Kampung mampu menghasilkan PAD Bandar Agung,” terang Sutopo.

Tidak hanya itu, penunjang lain juga melalui hasil inovasi kemasyarakatan Kampung berupa kombinasi taman baca dan pos kampung.

Kemudian Inovasi kewilayahan kampung yang mencakup hasil produk unggulan, hasil Toga Berjaya dan budidaya tanaman sayur dari Kelompok Wanita Tani (KWT).

Fathul Arifin menambahkan, ” nilai tambah dari keunggulan Kampung Bandar Agung juga berkat peran serta aktif masyarakat, keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dukungan Pemerintah Kabupaten Lamteng dan Pemerintah Provinsi Lampung sehingga dengan kebersamaan ini mampu melaju ke tingkat nasional,” jelasnya.(rls/sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *