Radarlamteng.com, PUNGGUR – Diduga adanya miss harmonisasi antara camat dan Lima Kepala Kampung (Kakam) aktif di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng) menjadi pertanyaan dari beberapa pihak.
Pertanyan itu muncul saat ke Lima Kakam itu kompak tak mengadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat kakam terpilih periode 2022 – 2028 yang di gelar oleh kecamatan setempat pada Jum’at 30 September 2022 lalu.
Anehnya, meski telah di sampaikan undangan secara resmi, namun ke lima kakam tersebut tetap tidak hadir, bahkan tanpa adanya konfirmasi kepada pihak kecamatan.
Hal itu, tentunya menimbulkan rasa kekecewaaan yang mendalam bagi Camat Punggur Sukistoro, S. Pd beserta jajarannya. Bahkan, Sukis menilai ke lima kakam telah mengabaikan perintah camat sebagai pimpinan tertinggi di tingkat kecamatan itu.
Ada yang menduga, peristiwa itu ditenggarai adanya miss harmonisasi juga miss komumikasi antara camat dan kakam. Bahkan, ada juga yang menilai bahwa jajaran pemerintahan baik kecamatan maupun kampung harus bisa saling menjaga komitmen dan juga saling mendukung satu sama lain.
“Camat dan kakam adalah kepanjangan tangan dari Bupati, oleh karena itu mereka (camat dan kakam) harus bisa saling sinergi dalam membangun, baik di tingkat kampung maupun kecamatan. Terlebih dalam mendukung program-program serta jalannya roda pemerintahan agar semakin baik kedepan,” cetus salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang betugas di kecamatan setempat.
Selain itu, ASN ini juga menilai, bahwa selama ini hubungan camat dan kakam baik-baik saja. Namun, semua itu tidak dapat ia pastikan. Sebab peristiwa serupa kerap kali terjadi di beberapa moment penting yang di adakan oleh camat.
“Yang jelas, dari kacamata saya hubungan mereka baik-baik saja, tapi kita tidak tahu ada permasalahan apa di antara mereka di belakang, sehingga acara resmi seperti ini saja di abaikan oleh kakam seakan perintah pimpinan seperti camat ini tidak di gubris,” tambahnya.
Terpisah, salah satu kakam saat dikonfirmasi terkait ketidak hadiranya di Sertijab empat kakam tersebut menyatakan, bahwa sebelumnya ia telah mengkonfirmasi camat melalui telpon selulernya untuk meminta ijin kepada camat bahwa ia tidak dapat hadir di karenakan ada keperluan mendadak.
“Pas kebetulan ada tamu dari UM, rencananya mau Launching Kampung Digital pada tanggal 4 – 10 Oktober mendatang,” singkatnya melalui pesan WhatssApp, Jum’at (30/9/2022) malam.
Untuk diketahui, ke Lima kakam yang tak hadir tersebut yakni, Kampung Mojopahit, Kampung Ngestirahayu, Kampung Sidomulyo, Kampung Badran dan juga Kampung Astomulyo. (cw29/rid)
