Menilik Ponpes Darul Fallah Gayausakti; Serba Sederhana dan Butuh Sentuhan Donatur

Radarlamteng.com, SEPUTIH AGUNG – Dari tepi jalan, bangunan itu terlihat sangat sederhana. Hanya terbuat dari bilik bambu. Fasilitas itu digunakan sebagai sarana belajar para santri, termasuk sebagai tempat tidur. Bahkan sumur untuk MCK nya masih di sungai.

Bangku dan meja yang terbuat dari kayu yang sudah tua tanpa dicat, menjadi saksi para santri belajar mengaji membaca huruf Araf Hijaiyah hingga ayat-ayat suci Alquran. Kondisi yang masih memprihatinkan ini akan sangat mulia bagi para dermawan yang berkenan dan terketuk hatinya untuk menabung pahala dengan membantu tahap pembangunan pondok pesantren ini.

Itulah sedikit gambaran Pondok Pesantren Darul Fallah yang berada di Dusun 03 RT 11 Kampung Gayausakti Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah.

Pengasuh Ponpes Darul Fallah Mustafa Al Baihaqi saat ditemui Radarlamteng.com mengutarakan pondok ini sudah berjalan selama tujuh tahun. Saat ini sudah ada 80 santri lebih dari luar daerah dan yang mondok sekitar 45 santri dengan dibimbing 8-9 orang guru. 

“Pondok pesantren ini berdiri dari beberapa santri yang awalnya mondok di rumah kami. Kemudian berkat swadaya masyarakat sekitar lingkungan secara gotong royong membantu membangun pondok. Alhamdulillah bisa bermanfaat untuk santri yang belajar dan mondok di sini, meski dengan beralaskan tikar,” tutur Mustafa Al Baihaqi, Kamis (4/2/2021).

Menurut pria alumni Pondok Pesantren Darussa’adah Mojo Agung, Seputihjaya Gunungsugih Lampung Tengah itu, saat ini sudah mulai mengalir kepedulian dari beberapa dermawan untuk melakukan pembangunan tiga ruang belajar. Di lokasi pondok pesantren sudah terlihat bata, pasir dan semen serta pondasi dengan cor besi. 

Darmawan Efendi salah satu donatur yang turut peduli dalam pembangunan pondok pesantren mengharapkan akan banyak yang terketuk dan terbuka pintu hati donatur untuk bersama-sama menabung pahala melalui pondok Darul Fallah. 

“Sejauh ini banyak sekali pesantren yang sudah besar juga banyak mendapat bantuan, dan mudah-mudahan pondok Darul Fallah di Seputihagung ini akan mendapat perhatian berbagai pihak, para pemilik rejeki lebih untuk memberi manfaat bagi sesama yang membutuhkan sebagai tabungan pahala di akhirat nanti,” ujarnya. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *