Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Lampung Tengah (Lamteng) yang akan dimulai 1 Februari 2021 tampaknya kembali ditunda.
Pertimbangan penundaan ini karena penyebaran Covid-19 di Lamteng yang semakin menggila dan telah masuk di satuan pendidikan.
“Dari hasil rapat, penyebaran Covid-19 sudah masuk satuan pendidik. Sudah ada dua sekolah yang melaporkan, ada gurunya yang terkonfirmasi Covid-19 dari hasil swab. Laporan yang kita terima ada empat orang,” ujar Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng Nur Rohman, Sabtu (23/1/2021).
Dengan kondisi tersebut opsi penundaan menjadi pilihan Disdikbud Lamteng. “Kayaknya belum bisa dipastikan (KBM tatap muka mulai 1 Februari 2021). Sebab sampai sekarang juga belum ada persetujuan resmi atau hitam di atas putih KBM tatap muka bisa digelar 1 Februari 2021,” jelasnya.
Belum lagi, kata Nur Rohman, banyak puskesmas yang tutup karena ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19.
“Ada tenaga kesehatan di puskesmas yang terkonfirmasi Covid-19. Kita juga sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Tidak bisa berbuat banyak. Kewalahan dalam penanganannya,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemkab Lamteng Sarjito menyatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka mulai diberlakukan 1 Februari 2021.
Sebelumnya akan dimulai awal Januari 2021 namun ditunda. “Jadwal KBM tatap muka mundur 1 Februari 2021. Hal ini dikarena kasus Covid-19 tidak terkendali. Rencana KBM tatap muka awalnya 4 Januari 2021,” katanya.
Pada dasarnya, kata Sarjito, Lamteng sudah siap untuk KBM tatap muka. “Kita sebenarnya sudah siap KBM tatap muka berdasarkan data periksa dan pertimbangan DPRD Lamteng. Tapi ada pertimbangan lain sehingga harus ditunda,” ujarnya. (rid)
