Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Warga dusun delapan Kampung Pajarmataram Kecamatan Seputihmataram, Lampung Tengah terus mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk melakukan peningkatan jalan utama kampung setempat.
Hardi, selaku kepala dusun setempat mengatakan, kerusakan jalan di dusunnya yang menghubungkan Kampung Rejosarimataram tersebut sejak tiga tahun terahir belum tersentuh perbaikan oleh pemerintah.
Menurutnya, selain sebagai jalan penghubung antar kampung, jalan tersebut merupakan akses utama menuju ke Kampung Ramayana Kecamatan Seputih Raman. “kami sudah sangat mengeluh atas kerusakan jalan ini, apalagi musim hujan. Padahal jalan tersebut merpukan jalan poros kampung yang menghubungkan semua dusun,” ucap Hardi kepada Radar Lamteng, Rabu (20/1/2021).
Hal senada juga diungkapkan Muslimin. Menurutnya, memasuki musim penghujan jalan tersebut selalu menjadi kendala bagi masyarakat setempat. Badan jalan yang berada di tepi lahan pertanian juga kerap tergenang banjir.
“Jalan juga sering tergenag banjir, tidak ada akses lain selain jalan ladang yang juga tidak bisa dilalui saat musim hujan. Yang kasihan bagi pengguna jalan yang melintas itu harus susah payah untuk melintasi jalan tersebut,” ungkapnya.
Kepala Kampung Pajarmataram Supriyanto mengungkapkan, selama ini pihaknya terus berupaya mengajukan perbaikan jalan poros yang saat ini tengah mengalami kerusakan tersebut. “Sejak tahun 2018 jalan ini selalu kami ajukan perbaikan. Kabarnya akan dilaksanakan tahun 2020 kemarin tapi diundur lagi karena pandemi Covid-19,” ujarnya.
Ia mengaku, selama ini pemerintah kampung setempat hanya melakukan upaya perbaikan penimbunan batu campur pasir dan tanah pada badan jalan yang mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Harapan kami tahun ini perbaikan jalan bisa terealisasi, kerena kami juga merasa malu kepada masyarakat yang terus bertanya kapan jalan ini akan diperbaiki,” pungkasnya. (bil)
