1.121 Calon Jamaah Haji Lamteng Batal Berangkat

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Sebanyak 1.121 calon jamaah haji Lampung Tengah yang akan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci tahun 2020 batal berangkat.

Ini setelah adanya keputusan Pemerintah Republik Indonesia yang menyatakan tidak memberangkatkan calon jemaah haji 2020 atau tahun 1441 Hijriah.

“Jumlah kuota jamaah haji di Kabupaten Lampung Tengah yang berhak lunas sebanyak 1.213 orang. Yang melakukan pelunasan sebanyak 1.121 orang,” kata Kasi PHU Kemenag Lamteng Emayani, Selasa (2/6/2020).

Artinya, jumlah jamaah yang sedianya berangkat tahun 2020 ini sebanyak 1.121 orang. “Namun karena adanya keputusan pemerintah itu maka seluruhnya tidak diberangkatkan,” jelasnya.

Diketahui Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pemerintah memutuskan untuk meniadakan keberangkatan ibadah haji pada 1441 Hijriah atau 2020 masehi.

“Memutuskan untuk tidak memberangkatkan hamaah haji pada tahun 2020 atau 1441 Hijriah ini. Saya ulangi lagi pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji,” ujar Menteri Agama Fachrul Razi dalam video conference di Jakarta, Selasa (2/6/2020) seperti dikutip Jawa Pos (gorup radarlamteng.com).

Menag mengatakan, bagi jamaah haji yang telah melakukan pelunasan, atau Pelunasan Biaya Perjalanan Biaya Haji (BPIH) di 2020 ini, maka akan ditunda keberangkatannya di tahun 2021 mendatang.

Fachrul melanjutkan uang jamaah yang telah lunas tersebut nantinya akan disimpan olah Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). “Jadi akan disimpan dan dikelola terpisah ke Badan Pengelola Keuangan Haji,” katanya.

Lebih kanjut Fachrul mengatakan, apabila ada jamaah yang ingin mengembalikan uangnya, maka pemerintah akan mengembalikannya.

“Akan dikembalikan kepada pemilik masing-masing. Semua hal teknis terkait konsekuensi dan keputusan ini sudah dipersiapkan,” ungkapnya. (jpnn/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *