Berobat ke Pustu Bandarjaya Timur, Pulang Dikasih Obat Expired

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR- Lusi (34) warga Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, tak pernah menyadari anaknya Atthazia rajjfalah, balita yang berusia enam belas bulan, selama tiga hari meminum obat expired (kadaluwarsa).

Ia baru mengetahui, saat melihat kondisi anaknya yang tak kunjung sembuh usai berobat di Puskesmas pembantu Bandarjaya Timur pada 5 Mei lalu. Sementara masa expired obat tersebut di bulan April.

“Kok gak sembuh-sembuh. Saya kemudian melihat tanggal obat berjenis sirup itu. Ternyata telah melewati batas kadaluwarsa,” ujarnya saat ditemui wartawan Radarlamteng.com dikediamannya.

Ia menyesalkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Memang, sampai saat ini tidak ada gejala yang ditimbulkan akibat meminum obat tersebut. Namun, ia mengaku khawatir jika kemudian hari terjadi apa-apa terhadap buah hatinya.

“Orangtua mana yang mau melihat anaknya sakit. Ini kita sudah bayar dikasih obat kadaluwarsa,” sesalnya.

Ia pun menyalahkan keteledoran petugas yang saat itu memberikan obat.

“Bagaimana terkait pengawasan dan pengecekan obat-obatan, apa tidak pernah dilakukan. Kan bisa berbahaya jika banyak pasien yang telah berobat namun dikasih obat kadaluwarsa,” tambahnya.

Saat berusaha dikonfirmasi Halimah bidan yang berjaga di Puskesmas pembantu Bandarjaya Timur membenarkan obat tersebut telah kadaluwarsa. Namun, ia menyakinkan obat tersebut tidak berbahaya jika telah diminum.

“Kalau sudah terlanjur diminum ya gak apa-apa pak. Namun, kalo belum keminum sebaiknya dibuang. Efek sampingnya tidak ada, hanya khasiatnya saja yang berkurang,” katanya.

Ia menyarankan untuk menghubungi Kepala Pustu Bandarjaya Timur untuk menanyakan lebih lanjut. Namun, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp di nomor 0823-0728-3xxx dalam keadaan aktif dan pesan hanya dibaca tidak ada tanggapan. (cw25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *