Radarlamteng.com, BANDARMATARAM – Program pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) sangat dirasakan oleh masyarakat Kampung Sriwijaya Mataram Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.
Melalui dana desa tahun 2019, Kampung Sriwijaya Mataram memprioritaskan pembangunan infrastruktur seperti jalan lapisan penetrasi (lapen) sepanjang 1000 meter dan onderlagh jalan sepanjang 1000 meter, serta pembangunan gedung PAUD. Adapun, pembangunan tahap pertama hingga tahap ketiga kini telah terealisasi seratus persen.
Kepala Kampung (Kakam) Sriwijaya Mataram Drs.Sunyoto didiampingi Jumingan selaku sekretaris kampung mengatakan, bahwa pembangunan pada tahap pertama dan ke dua serta tahap tiga ini hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) pihak aparatur kampung bersama masyarakat. Dimana kegiatan itu membahas apa yang menjadi skala prioritas pembangunan di Kampung Sriwijaya Mataram.
“Sebelum anggaran turun, warga telah bergotong royong mempersiapkan pembangunan agar setelah pancairan pengerjaan dapat segera dimulai. Saat ini pembangunan telah rampung dikerjakan, sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan yang telah kami kerjakan,” ucap Nyoto, sapaan akrabnya, Selasa (7/1/2020).
Hasil yang bagus, lanjut Nyoto, dari segi kualitas juga menjadi perhitungan pihak aparatur kampung. Dalam pengerjaan percepatan pembangunan sangat dibutuhkan agar sesuai dengan deadline yang ditentukan, namun segi kualitas juga harus diutamakan.
“Kami berharap pembangunan yang telah kami kerjakan dapat membantu masyarakat Kampung Sriwijaya Mataram. Baik dari segi perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Tidak lupa juga, dengan anggaran dana desa semoga pola pikir pemuda dan masyarakat untuk membangun semakin tinggi,” harap Nyoto diamini Jumingan. (bil)
