Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Tengah melaksanakan rapat konsolidasi jelang pemilihan umum kepala daerah serentak tahun 2020, Selasa (24/12/2019).
Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto menjelaskan bahwa dalam pemilihan legislati 2019 PDI Perjuangan Lampung Tengah memperoleh 139.378 suara dengan persentasi 20,30 persen.
“Kita bisa mengusung calon sendiri, meski demikian PDI Perjuangan Lampung Tengah tetap membuka penjaringan. Dalam penjaringan yang kita laksanakan, ada enam orang yang mendaftar. Pertama saya, Pak Musa Ahmad sebagai ketua Golkar Lamteng, M. Iksan pengusaha, lalu Ardito Wijaya aparatur sipil negara dan Jauhari Subing selaku anggota DPRD Lamteng dari PKS serta Abdulah Surajaya selaku anggota DPRD Provinsi Lampung,” ujar Loekman.
Ia menambahakan, dalam penjaringan yang dilakukan terdapat satu calon yang mendaftarkan diri ke DPD, yakni M. Ilyas Hayani Muda, aparatur sipil negara di Pemprov Lampung dan pernah bertugas di Lampung Tengah.
“Terakhir saya dengar ada yang mendaftarkan diri melalui DPD PDI Perjuangan Lampung. Yakni saudara M. Ilyas Hayani Muda dan Insyaallah DPP PDI Perjuangan sebagai wakil saya,” ujar Loekman.
Loekman menjelaskan terkait dengan terbitnya SK 09 pada 15 Desember 2019 tentang konsolidasi PDI Perjuangan pembentukan Anak Ranting dan Pengurus Anak Cabang (PAC).
“Konsolidasi akan kami laksanakan di bulan Januari 2020. Bagi kader yang baik dan solid akan dipertahankan dan yang tidak solid akan kita evaluasi. Mudah-mudahan periode mendatang terbangun kader yang solid dan memiliki kedisiplinan yang tinggi sehingga PDI Perjuangan menjadi partai pelopor di Lampung Tengah,” paparnya.
Sementara Watoni Nurdin, Wakabid Organisasi, menjelaskan dalam menghadapi pilkada tahun 2020, konsolidasi merupakan hal yang sangat penting karena dengan konsolidasi akan menyatukan gerak langkah menuju suatu harapan.
“Gerak langkah itu, kalau kita renungkan dari mars dan himne PDI Perjungan sudah terkandung semua. Itu yang menggugah hati dan pikiran kita tidak ada kata lain, bergotong royong menangkan Pilkada tahun 2020,” ujarnya yang disambut siap oleh para kader PDI Perjuangan Lampung Tengah.
Ia menerangkan, dari hasil pileg 2019 PDI Perjuangan Lampung Tengah memperoleh 20, 30 persen suara untuk menjadi modal. “Kalau modal itu tidak dikelola dengan baik saya yakin meleset. Kalau kita kelola dengan baik akan bertambah. Mudah-mudahan modal ini menjadi motifasi kita semua untuk meraih kemenangan di pilkada mendatang. Makanya kita perlu konsolidasi dan restrukturisasi sampai rating, supaya semangat kita dan keinginan kita sama. Yakni kita harus kita menang,” paparnya. (cw26/rid)
