Kampung Dharmaagung Terus Genjot Pembangunan Infrastruktur

Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat, Pemerintah Kampung Dharmaagung Kecamatan Seputihmataram, Lampung Tengah, fokus membangun sejumlah infrastruktur. Dana itu bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019.

Pemerataan pembangunan terus digenjot pemerintah Kampung Dharmaagung. Mulai dari pembangunan tahap pertama yakni pembangunan sarana olahraga kampung dan pembangunan gorong-gorong plat beton lima unit didusun 2 dan dusun 3. Kemudian pembangunan tahap kedua meliputi pembangunan jalan lapisan penetrasi (lapen) sepanjang 1000 meter di dusun 3 dan di dusun 5, serta bangun jalan onderlagh sepanjang 1.600 meter di dusun 2, 4, dan di dusun 5.

Hal itu dikatakan Pj.Kepala Kampung Dharmaagung Nur Isnaini, SE, didampingi I Wayan Sujana, selaku Sekretaris kampung dan I Wayan Sumertawa, selaku ketua TPK saat ditemui wartawan media ini.

“Pembangunan tahap kedua, kita fokuskan pembangunan jalan lapisan penetrasi sepanjang 1000 meter. Untuk pengerjaannya, pihaknya memberdayakan warga kampung setempat sebagai program padat karya,” ujar Nur Isnaini disela-sela peninjauan lokasi pembangunan, Selasa (17/12/2019).

Pengerjaan pembangunan kita berdayakan warga setempat. Jadi mereka terjun langsung dan ikut membangun serta mempunyai rasa memiliki. Jadi baik atau buruknya mereka bisa menilai. Saya berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah di bangun.

Masih dikatakannya, saat ini yang telah terealisasi seratus persen yakni pembangunan sarana olahraga kampung dan lima unit gorong-gorong plat beton, serta pembangunan jalan lapisan penetrasi.

“Kemudian pada tahap ke tiga ini, pembangunan dilanjutkan pengerjaan onderlagh jalan sepanjang 1.600 meter di dusun 2, 4, serta di dusun 5. Pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan masyarakat dusun setempat,” ucap Nur Isnaini.

Nur Isnaini bersama jajaran pemerintah Kampung Dharmaagung berkomitmen terus merealisasikan dana desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dana desa direalisasikan untuk membangun infrastruktur yang langsung dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan hingga menyebar sampai pelosok dusun dan masyarakat benar-benar merasakan pembangunan yang bersumber dari dana desa,” kata Nur Isnaini, didampingi Wayan Sujana dan Wayan Sumertawa. (bil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *