Peringati Hari Jadi ke 49, Purnamatunggal Gelar Tasyakuran dan Upacara Tabur Bunga

Radarlamteng.com, WAYPENGUBUAN – Memperingati hari jadi yang ke-49, Kampung Purnamatunggal, Kecamatan Waypengubuan, mengadakan upacara dan tabur bunga di Makam Pahlawan serta tasyakuran, Kamis, (29/8/2019).

Kampung Purnamatunggal adalah salah satu kampung Transad yang ada di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Kampung yang berdiri pada tahun 1970 tersebut, kini usianya sudah menginjak 49 tahun.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam setiap hari jadinya, kampung tersebut selalu mengadakan upacara dan tabur bunga di Makam Pahlawan, yang ada di kampung tersebut.

“Tujuannya, untuk mengenang para pendiri dan Pahlawan kemerdekan yang ada di kampung kami, yang sudah mendahului kita semua,” ujar Siwi Tejo Pramono, Kepala Kampung (Kakam) Purnamatunggal.

Setelah upacara tabur bunga selesai, acara dilanjutkan dengan menggelar tasyakuran di lapangan kampung, yang dihadiri oleh seluruh warga. Selain itu, hadir juga selaku tamu undangan, Camat Waypengubuan Dahrif Ansori, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kampung Purnamatunggal, seluruh Kakam se-Waypengubuan, kakam dari kampung tetangga, anggota FKPPI dari seluruh kampung Transad yang ada di Lamteng, dan anggota FKPPI dari kampung luar Lamteng.

Selain menggelar tasyakuran, acara tersebut juga diisi dengan perlombaan pembuatan tumpeng, yang dibuat oleh masing-masing RT, serta sekolah SD maupun SMP yang ada di kampung tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, dihadapan seluruh warga serta tamu undangan yang hadir, Siwi Tejo Pramono menyampaikan harapannya.

“Semoga dengan bertambahnya usia kampung kita ini, masyarakat Purnamatunggal juga ikut dewasa dalam menyikapi semua hal, dan saling mendukung untuk kemajuan kampung agar tidak tertinggal dengan kampung Transad lainnya. Dan jangan jadikan perbadaan pandangan atau perbedaan pendapat, menjadi suatu perpecahan. Akan tetapi, perbedaan tersebut harus kita satukan untuk pembangunan kampung kita,” ujar Siwi.

Hal senada juga disampaikan Camat Waypengubuan dalam pidatonya. “Marilah kita melihat kebelakang, siapa yang mendirikan Kampung Purnamatunggal ini. Tentunya, para pendiri tersebut menginginkan kampung ini terus maju. Untuk itu, marilah kita jaga kebersamaan, goyong-royong, serta persatuan dan kesatuan untuk memajukan kampung,” ujarnya. (red/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *