Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH- Sebanyak 317 narapidana lapas gunung sugih mendapatkan pengurangan masa pidana atau remisi umum pada hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Pemberian remisi ini juga di hadiri oleh Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto, di Lapas Gunung Sugih.
Kalapas Gunung Sugih, Syarpani menjelaskan bahwa, remisi ini di berikan kepada para napi bukan tanpa sebab. Remisi ini diberikan kepada Meraka yang berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan, selain itu remisi diberikan kepada mereka yang sudah menjalani masa tahanan lebih dari setengah tahun.
“Pengurangan masa pidana ini diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi beberapa persyaratan yang diantaranya ialah berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan ,” ujar Kepala Lapas Gunung Sugih, (17/08/2019).
Ia menjelaskan, menurut data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Keseluruhan narapidana yang memperoleh remisi umum tahun ini sebanyak 130.383 orang yang tersebar di unit pelaksana teknis seluruh wilayah Indonesia, sementara 2.790 orang langsung bebas. Remisi umum ini dapat menghemat anggaran yang besar karena biaya untuk makan mengalami efisiensi.
“Selain hikmah yang besar yang dapat dipetik oleh Narapidana agar senantiasa berkelakuan baik, remisi juga memberikan dampak berupa penghematan anggaran yang besar, khusus di lapas gunung sugih saja sekitar 377 juta anggaran negara bisa hemat”, ujarnya.
Kalapas mejelaskan bahwa remisi umum ini, diberikan secara transparan dan tidak ada diskriminasi, semua berhak mendapatkan dan ini adalah reward bagi narapidana dari negara sebagai implementasi program Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 35 Tahun 2018 asalkan dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto dalam sambutannya menyampaikan agar lapas makin sepi yang berarti menurunnya tingkat kejahatan. Ia juga memuji, kinerja Kalapas Gunung Sugih yang telah melakukan pembinaan terhadap para napi secara maksimal.
“Saya mengapresiasi kinerja kalapas dalam memimpin lapas. Saya harap kejahatan selalu menurun dan lapas sepi, ini indikator pembinaan sukses dengan tidak ada residivist,” terang Bupati Loekman.(rls/cw26/gde)
