Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Kedatangan rombongan tim evaluasi penilaian perkembangan kampung, dan rombongan TP-PKK Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) ke Kampung Bumimas, Kecamatan Seputihagung, disambut meriah warga dan seluruh jajaran pemerintahan Kecamatan Seputihagung, Selasa (26/3/2019).

Setelah penyambutan dilakukan, rombongan kemudian dibawa singgah ke saung pertanian yang sudah disiapkan, untuk melihat hasil pertanian yang ada di kecamatan setempat. Kemudian, rombongan dibawa keliling kampung, untuk melihat kondisi lingkungan. Selain hasil pertanian, hasil kerajinan tangan dari masyakat juga ikut dipamerkan dalam penilaian tersebut.

Kedatangan rombangan juga disambut dengan berbagai macam persembahan, seperti persembahan tari dari para pelajar, ibu-ibu PKK, serta senam lansia.

Dalam sambutannya, Camat Seputihagung Chandra Sukma tidak lupa mengucapkan terima kasih, kepada semua jajaran serta pemerintahan yang ada di kecamatan atas suksesnya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan yang ada di Kecamatan Seputihagung, yang sudah ikut serta dalam pelakasanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, kecamatannya telah siap mewakili kabupaten ke tingkat provinsi, jika terpilih menjadi yang terbaik.

Chandra menjelaskan, Kecamatan Seputihagung sudah melaksanakan dengan baik program Bupati Loekman Djoyosoemarto yaitu gotong-royong, dengan empat pilar, satu niat, satu langkah, satu suara, satu tujuan.

“Progam gotong-royong Bupati Loekman Djoyosoemarto di kecamatan kami, telah kami laksanakan dengan baik, yang mengusung visi satu langkah, satu niat, satu suara, dan satu tujuan,” tambahnya.

Sementara itu, ketua tim evaluasi penilaian perkembangan kampung Laksono Ramdan dalam pidatonya berpesan, seluruh kepala kampung (Kakam) dapat mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) dengan baik, serta mengajak masyakat untuk melakukan kegiatan yang bersifat positif.

“Saya harap seluruh Kakam dapat mengelola ADD dengan baik. Jangan sampai perkembangan kampung yang bagus, tapi secara administrasi kedodoran. Kita juga harus mengajak masyakat melakukan kegiatan yang positif, karena saat ini masyarakat paling gampang kalau diajak melakukan kegiatan yang tidak positif,” ujarnya. (red/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *