GUNUNGSUGIH – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) langsung menyikapi tentang tuntutan walimurid agar dibangun unit sekolah baru (USB) di Kampung Binakarya Mandiri. Hal itu setelah beredarnya informasi mengenai siswa sekolah dasar yang belajar di balai Kampung Binakarya Mandiri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng Hi. Syarief Kusen meluruskan informasi beredarnya berita mengenai siswa yang belajar di balai Kampung Binakarya Mandiri. Secara runut, Syarief Kusen menjelaskan, awal pemanfaatan balai kampung sebagai ruang belajar karena permintaan walimurid.
Diketahui, ada siswa asal Kampung Binakarya Mandiri yang merupakan kampung hasil pemekaran bersekolah di SDN 1 Binakarya Buana. Jarak antara Kampung Binakarya Mandiri ke sekolah sekitar 2 kilometer.
“Kemudian walimurid yang tinggal di Kampung Binakarya Mandiri meminta agar tidak sekolah di Kampung Binakarya Buana. Bersama kepala Kampung Binakarya Mandiri, walimurid bertemu dengan kepala SDN 1 Binakarya Buana. Sama kepala sekolah akhirnya diizinkan. Tapi tetap secara administrasi menginduk di SDN 1 Binakarya Buana. Akhirnya, diizinkan belajar di balai kampung dan telah berjalan dua tahun,” urai Syarief Kusen.
Ada dua kelas yang belajar di balai Kampung Binakarya Mandiri, yakni kelas 1 sebanyak 19 anak dan kelas 2 ada 16 anak. Sehingga, total siswa dari Kampung Binakarya Mandiri hanya sebanyak 35 anak.
Berkaitan dengan permintaan agar berdiri sekolah di Kampung Binakarya Mandiri, Syarief Kusen mengatakan, bahwa perlu ada tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Karena pembangunan unit sekolah baru (USB) harus dilakukan pemetaan lebih dulu. Disamping itu, perlu adanya analisa kelayakan dan beberapa persyaratan lainnya.
Seperti harus ada lokasi tanah yang dihibahkan kepada Pemkab Lamteng sebagai calon USB. “Jangan sampai siswa yang ada nantinya hanya enam atau tujuh anak setiap tahun. Jadi, jangan sampai mubazir sekolah yang sudah dibangun. Ini bisa saja diusulkan di tahun 2020,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Syarief Kusen, sejauh ini kapasitas ruang kelas SDN 1 Binakarya Buana masih mencukupi untuk menampung siswa dari Kampung Binakarya Mandiri. Dengan standar siswa per kelas menampung hingga 28 anak.(jar)
