Kampung Dono Arum Cegah Covid 19 dengan Rutin Penyemprotan Disenfektan Massal

Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Sebagai langkah cepat dalam pencegahan penyebaran covid 19, aparatur Kampung Dono Arum beserta jajaran Camat Seputih Agung, Lampung Tengah (Lamteng) melakukan penyemprotan disenfektan massal fasilitas umum.

Kegiatan ini secara rutin dilakukan di fasilitas umum yang ada di Kampung seperti masjid, mushola, sekolah, balai kampung,Kantor BRI dan BRIlink dan gardu ronda, dan dilaksanakan setiap 2 kali dalam seminggu.

Kepala Kampung Dono Arum Purwadi melalui Kasi Pemerintahan Heribertus Cahyadi saat ditemui di kantor kampung setempat Kamis (15/05/2020) mengutarakan, melalui Posko Gugus Tugas Covid 19 di Kampung Dono Arum juga diterapkan penjagaan rutin secara bergilir oleh aparatur Kampung sampai RT, Limnas & anggota BPK. ” Sejak 15 Maret Hingga 13 Mei 2020 ini terkait jumlah warga yang datang dari luar daerah baik dari luar provinsi Lampung hingga luar negeri (TKI) terdata sejumlah 113 orang, rinciannya 111 statusnya OTG dan 2 Orang ODP setelah isolasi dirumah 1 minggu sudah sembuh. 

Kami melakukan pengecekan suhu dan sejauh ini belum ada yang teridentifikasi PDP. Dan sebagai upaya pencegahan kami melakukan penyemprotan massal di fasilitas umum secara rutin seminggu 2x. Kemudian setiap KK juga diberikan masker gratis agar warga saat akan melakukan aktivitas dapat mengenakan masker,” terang Heri.

Kampung Dono Arum dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahap 1 terus melakukan pencegahan penyebaran Covid 19. Bantuan dari pemerintah daerah Lamteng berupa 1 KG Telur dan beras 5KG juga diberikan kepada warga yang baru pulang dari luar daerah/luar negeri (OTG) yang terdapak Covid 19. Dikampung Dono Arum banyak anak-anak muda yang sering nongkrong secara berkerumun di lapangan Kampung. Hal ini yang kemudian segera diambil langkah cepat dengan tindakan memberikan edukasi hingga sekarang kebiasaan anak-anak muda tersebut sudah tidak ada lagi.

Untuk masyarakat Dono Arum sendiri , tambah Heri tingkat kesadarannya sudah mulai tinggi akan bahaya virus Corona. Warga yang beraktivitas kesawahpun sudah mau mengenakan masker dan pergi tidak secara ramai. Termasuk kegiatan rutin yasinan yang selama ini masih tetap dilaksanakan sudah tidak lagi. Sementara untuk penerapan penutupan dengan portal di gang dan jalan untuk Kampung yang berada di Ibukota Kecamatan Seputih Agung ini belum diterapkan. 

Edukasi dan sosialisasi seputar Covid 19 terus digalakkan oleh kader PKK dan aparatur Kampung. Pantauan terus digerakkan hingga ke warga santri yang baru bepergian dari luar daerah. Diharapkan Pandemi Covid 19 akan segera berakhir dan segala kegiatan dapat kembali berjalan normal. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *