Radarlamteng.com, TRIMURJO – Mewakili Kecamatan Trimurjo dalam ajang lomba Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) Tahun 2020, Kampung Notoharjo dinilai oleh tim evaluasi Kabupaten Lamteng, Kamis (27/2/2020).
Tim evaluasi diketuai oleh Kepala Bidang (Kabid) II Dinas Pemberdayan Masyarakat Kampung (PMK) Lamteng Purwanto bersama seluruh anggota.
Kegiatan yang berlangsung di balai kampung setempat tersebut dihadiri oleh Camat Trimurjo Wanda Rusli, S.Sos, Kapolsek Trimurjo AKP Kurmen Rubiyanto, SH,MM, Danramil Trimurjo yang diwakili anggotanya, Kakam Notoharjo Bambang Sungkowo, perangkat kampung, serta ratusan masyarakat kampung setempat.
Pada kesempatan itu, Kabid II DPMK Lamteng Purwanto menerangkan, bahwa berdasarkan Peraturan Mentri Dalam Negeri(Permendagri) nomor 40 Tahun 2005 tentang pedoman penyelenggaraan penilaian BBGRM. Maka dilakukan penilaian oleh tim evaluasi tingkat Kabupaten.
“Atas perintah Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, kami selaku tim evaluasi diperintahkan untuk menilai kegiatan BBGRM di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Lamteng ini” terangnya.
Adapun kriteria yang dinilai lanjut Purwanto, ada empat kriteria yakni tentang kelembagaan, kemasyarakatan, lingkungan dan juga perekonomian.
“Dari empat kriteria yang kita nilai itu adalah kegiatan yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya, itulah garis besar inti dari pelaksanaan BBGRM yang bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pembangunan untuk menuju kampung yang lebih baik,” ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan BBGRM, peran serta masyarakat baik dalam menjaga lingkungan, kemasyarakatan dan pertumbuhan ekonomi dapat meningkat.
Sementara itu, Camat Trimurjo Wanda Rusli mengatakan, bahwa BBGRM merupakan program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari segala sektor, baik di sektor pembanguanan, pangan serta kesehatan dan masih banyak yang lainnya.
“Yang jelas ini adalah program nasional, yang namanya program pemerintah itu sudah pasti untuk mengarah ke kesejahteraan masyarakat. Perkara juara atau tidak juara yang pasti harus kita sukseskan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kampung (Kakam) Notoharjo Bambang Sungkowo berharap, dengan bergotong royong merupakan salah satu cara untuk mendekatkan masyarakat untuk bersatu, baik dalam kerukunan, keamanan juga ketertiban khususnya di Kampung Notoharjo.
“Saya rasa kegiatan gotong royong ini tetap perlu kita lakukan, sebab gotong royong ini merupakan cara untuk kita semakin bersatu, baik dalam segi kerukunan, ketertiban, dan juga keamanan. Saya berharap dalam penilaian BBGRM ini kami dapat terpilih menjadi juara, yang nantinya bisa menjadi motivasi kami untuk semakin meningkatkan semangat didalam membangun kampung Notoharjo yang kita cintai ini,” tutupnya. (cw29/rid)
