Radarlamteng.com, BANGUNREJO- Untuk mengevaluasi kinerja UPT Puskesmas Bangunrejo, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah (Lamteng), diadakan loka karya mini (Lokmin) lintas sektoral. Guna peningkatan kesehatan masyarakat di kampung yang masuk ke wilayah kerja puskesmas Bangunrejo.
Lokmin lintas sektoral yang dihadiri Camat Bangunrejo, H. A Rahman, S.Pd, M.M, Kepala KUA Latief, Polsek, danramil, kakam, kepala sekolah, kader PKK kampung, kader ODGJ dan kader kesehatan. Banyak membahas permasalahan kesehatan masyarakat.
Menurut Kepala UPT Puskesmas Bangunrejo, H. Eko Priyo Yuono, S.Km, dari sekian permasalahan yang disampaikan dalam kegiatan itu, hal yang paling menjadi pembahasan utama ialah mengenai penjaringan kesehatan murid kelas 1 SD, SMP dan SMA, imunisasi di posyandu dan sekolah, stunting dan Oang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
“Lokakarya mini lintas sektor UPT Puskesmas Bangunrejo ini guna membahas berbagai masalah yang ada di lingkup UPT tersebut sekaligus mencari jalan keluarnya. Kemudian pemecahan masalah kesehatan masyarakat dan tindak lanjut yang disepakati peserta lokmin,” ujar Eko, kepada Radarlamteng.com, Rabu (11/09/2019).
Untuk penjaringan kesehatan siswa SD, SMP, dan SMA, imunisasi dan posyandu disekolah serta stunting sudah bekerja sama dengan kakam, Kepala sekolah dan bidan kampung melakukan pendataan disekolah dan di posyandu di masing-masing kampung agar tidak ada balita stunting.
“Sedangkan ODGJ, kami akan menggandeng pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk mencari solusinya. Tak terkecuali juga peran serta camat dan kakam sangat diharapkan dalam mencegah ODGJ di Puskesmas Bangunrejo,” harap Eko.
Eko juga berharap, semua masalah kesehatan dapat terselesaikan. Sebab masalah kesehatan di masyarakat masih banyak yang perlu diselesaikan dengan lintas sektoral. Terakhir kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab seputar permasalahan yang dibahas baik dari Kepala sekolah, kakam dan peserta lokmin. (Win)
