Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kapolres Lampung Tengah, AKBP I Made Rasma Jemy, memimpin langsung gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2019 dalam rangka pengamanan Lebaran.
Operasi yang akan berlangsung selama 13 hari, muali tanggal 29 Mei sampai 10 Juni 2019, menerjunkan sebanyak 600 personil gabungan. Mereka akan mengamankan dan melancarkan arus mudik Lebaran 2019 di Lampung Tengah.
Menurut Kapolres, apel gelar pasukan dilakukan untuk melihat kesiapan personel dan peralatan yang akan diterjunkan untuk mengamankan dan melancarkan arus mudik Lebaran 2019.
Sementara 600 personel gabungan terdiru dari Polres, Brimob , TNI, Dishub, Pol PP, dan organisasi masyarakat. Para personil akan mengisi sejumlah pos, baik pos pantau, pos pelayanan maupun pos pengamanan yang didirikan.
“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, Kami akan menempatkan personil di pos-pos yang ada. Termasuk pos yang kami buat di exit tol maupun rest area,” Ujar Kapolres.
Terkait kemungkinan terjadinya kemacetan, kapolres menegaskan sudah ada rekayasa lalu lintas, yakni dengan memasukkan kendaraan dari arah Lampung Utara ke terminal Betan Subing. Selain itu, jalur lingkar barat juga akan digunakan untuk mengurai kemacetan apabila benar-benar dibutuhkan.
“Kami siapkan juga personil untuk hunting (keliling) jalur mudik guna mengurai macet,” imbuh Kapolres.
Dalam melakukan pengecekan pasukan, Kapolres Lampung Tengah didampingi oleh Sekkab Lamteng Adi Erlansyah, Danyon B Pelopor AKBP Henry Julius Pardomuan Siahaan, Wakil Ketua I DPRD Wahyudi dan perwakilan Kodim 0411 Lampung Tengah. (cw26/rid)

