Ramadhan Kepala KUA Bangunrejo Tetap Gelar Suscatin dan Pelayanan Administrasi

Radarlamteng.com, BANGUNREJO- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah (Lamteng) Latif Khairin Bahri, S.Sos.I, M.Pd.I ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/05/2019) mengatakan, selama bulan suci ramadhan tidak ada aktivitas pernikahan. Yang ada hanya pelayanan administrasi pendaftaran dan pelaksanaan kursus calon pengantin (suscatin) bagi calon pengantin yang akan melakukan akad nikah.

Pertimbangan umat menunda menikah di tengah suasana bulan suci ramadhan sangat bervariasi. Ada yang beralasan, hanya konsentrasi menjalani ibadah puasa dengan khusuk dan tenang. Namun, ada yang beralasan biaya yang disiapkan untuk pernikahan, digunakan untuk segala kebutuhan selama bulan ramadhan dan hari idul fitri.

“Pengalaman saya, memang ada juga yang melangsungkan pernikahan di bulan ramadhan, tapi itu hanya darurat atau terdesak, supaya lebih tenang menjalani ibadah puasa. Selain hanya memberikan pelayanan administrasi, pada ramadhan kali ini juga bekerja sama dengan Camat Bangunrejo. Melaksanakan kegiatan safari keliling kampung,” tutur Latif.

Mungkin pertimbangan mereka, tambahnya, supaya pelayanan buka puasa dan makan sahur bisa terjamin serta aspek lain terlayani dengan baik. Terkait dengan pelayanan administrasi, ia menjelaskan, memberikan format N1 dan N2 kepada calon, menetapkan tanggal perkawinan dan memberikan rekomendasi kepada mereka yang nikah di luar daerah.

Menurut Latif, sebagai ASN yang baik perlu ada peningkatan kualitas pelayanan kepada umat. Namun, dalam proses layanan, selalu ada dinamika yang dialami. Ini semua, lanjutnya, harus dijalani dengan ikhlas sesuai motto Kemenag. Kendati ramadhan tidak menyurutkan staf KUA Kecamatan Bangunrejo untuk tetap aktif ngantor.

“Memang ada yang meminta supaya perkawinannya di hari minggu. Sementara hari libur, kita harus dengan keluarga di rumah. Bahkan, ada yang surat-surat belum lengkap, tapi ingin cepat nikah, ya, ada-ada saja perilaku mereka yang kami hadapi. Akan tetapi petugas penghulu kami akan tetap melayani warga yang akan menikah walaupun dihari libur sekalipun,” katanya.

Ia menambahkan, selama memimpin KUA ini, memang ada tantangan, kendala dan masalah. Namun, dengan segera teratasi dengan baik dan santun. Ini semua, berkat dukungan dan koordinasi dengan semua pihak, termasuk Kepala Kemenag Kabupaten Lamteng. Dirinya juga sudah mempersiapkan dokumen yang akan digunakan untuk calon pengantin yang akan melaksukan pernikahan pada malam idul fitri mendatang.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *