Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Team Tari Candradipa SMPN 1 Seputih Agung, Lampung Tengah (Lamteng) terus terasah kreatifitasnya. Dari teknik kolaborsi kreasi tari modern dan tradisional, juga kombinasi harmoni musik dan gerak yang diolah menjadi sebuah tampilan yang apik dan menarik bagi penikmat mata yang menyaksikan.
Hal ini seperti yang ditampilkan tim tari Candradipa pada saat demo ekskul MPLS siswa kelas 7 yang baru masuk di sekolah ini. Momen istimewa yang ditunggu ini, atmosfernya seperti menyebar ke seluruh siswa dan guru, menjadi daya tarik peserta yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di pelataran sekolah pada Rabu (15/7/2026).
Kepala UPTD SMPN 1 Seputih Agung Margianti,S.Si memberikan apresiasi atas antusias semangat tim tari Candradipa yang makin meningkat.
“Alhamdulillah, kegiatan ekstrakurikuler tari di sekolah terus menunjukkan perkembangan yang positif. Peserta didik semakin antusias mengikuti latihan, kemampuan teknik tari maupun rasa percaya diri mereka juga mengalami peningkatan,” terangnya.
Menurut Margianti, selain mempelajari tari tradisional, siswa juga dibiasakan untuk memahami makna, etika, dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap tarian.
Sejauh ini, lanjutnya tim tari Candradipa telah beberapa kali mengisi berbagai kegiatan di lingkungan sekolah dan terus dipersiapkan untuk tampil pada kegiatan di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
” Kami juga berupaya menjalin komunikasi dengan berbagai pihak agar siswa memperoleh kesempatan tampil pada acara-acara resmi, sehingga pengalaman panggung mereka semakin bertambah.
Kedepan, kami akan terus meningkatkan kualitas latihan, menambah variasi materi tari, serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti festival maupun perlombaan tingkat kecamatan dan kabupaten bahkan provinsi,” jelasnya.
Harapannya, ekstrakurikuler tari tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat, tetapi juga mampu mengharumkan nama sekolah melalui berbagai prestasi.
Sementara itu, Sakhi Natasya salah satu peserta tari Candradipa mengaku senang mendapat kesempatan menampilkan kreasi seni tari yang sejak duduk di bangku TK sudah digemarinya.
“Jenis tari yang saya suka tari daerah Siggeh Pengunten yang pernah saya tampilkan waktu kelulusan TK, dan ketika SD dan SMP ini saya memilih mengikuti ekstrakurikuler tari untuk menyalurkan hobi saya didunia seni tari.
Semoga lewat tari nanti bisa berprestasi baik dipanggung daerah Kabupaten Lamteng, Provinsi Lampung hingga mengharumkan nama sekolah ke skala Nasional dan go internasional,” ungkapnya.(sci/rid)
