Sesuai Juknis SPMB, SMAN 1 Terbanggibesar Terima 540 Peserta Didik Baru Secara Transparan dan Objektif

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Berdasarkan Petunjuk Teknik (Juknis) Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027 dari Provinsi Lampung, SMAN 1 Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) resmi menerima 540 peserta didik. Proses ini dijalankan secara transparan, objektif dan bebas intervensi.

Hal ini ditegaskan Plt.Kepala SMAN 1 Terbanggi Besar Ira Susiyana, S.Kom ,M.T.I saat dikonformasi radarlamteng.com pada Jumat (3/7/2026). Peserta didik baru yang diseleksi dari total 688 calon murid, terverifikasi melalui 4 jalur, domisili, prestasi,afirmasi dan mutasi.Sebanyak 592 peserta dari jalur domisili dan prestasi mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) sebagai syarat sesuai Juknis SPMB.

” Seluruh rangkaian proses berjalan sepenuhnya melalui sistem aplikasi resmi SPMB Provinsi Lampung. Penetapan kelulusan diatur otomatis berdasarkan parameter yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada ruang bagi campur tangan pihak sekolah di luar mekanisme yang berlaku. Pelaksanaan ini juga dipegang teguh dengan prinsip “No Titip, No Jastip” sebagai wujud nyata integritas, keterbukaan, dan pertanggungjawaban publik,” terang Ira.

Menyikapi pertanyaan masyarakat terkait jumlah peserta pada jalur domisili, pihak sekolah menjelaskan bahwa hal itu sesuai aturan resmi. Kuota jalur afirmasi sebanyak 106 kursi dan jalur mutasi sebanyak 19 kursi yang tidak terpenuhi dialihkan ke jalur domisili mengikuti prosedur yang tertuang dalam petunjuk teknis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico menjelaskan terkait dugaan adanya peserta yang berasal dari luar wilayah domisili, sekolah bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI segera melakukan klarifikasi mendalam.

Pada 24 Juni 2026, panitia turun langsung ke lapangan untuk memeriksa alamat tempat tinggal yang bersangkutan. Hasil verifikasi membuktikan seluruh data sesuai dokumen kependudukan dan berada dalam wilayah domisili yang dipersyaratkan, sehingga dugaan tersebut tidak terbukti.

Sebelumnya, pada 12 Juni 2026, sekolah juga telah membuka ruang audiensi bersama Komite Sekolah, perwakilan masyarakat, LSM, dan orang tua calon murid. Dalam pertemuan itu, seluruh mekanisme seleksi, sistem penilaian, hingga pengalihan kuota dijelaskan secara terbuka dan rinci.

” Tingkat kepercayaan masyarakat terlihat dari angka daftar ulang yang mencapai 531 peserta atau 98,33 persen dari total yang diterima. Sisa kuota yang kosong akibat ketidakhadiran peserta segera diisi melalui pemanggilan cadangan sesuai urutan peringkat dan jalur masing-masing,” paparnya.

Pihak sekolah menyatakan siap menerima setiap masukan, kritik, maupun pengaduan sebagai bahan perbaikan. Jika diperlukan, seluruh data dan dokumen proses akan diserahkan kepada instansi berwenang untuk diperiksa. Komitmen menjaga prinsip objektif, adil, dan transparan akan terus ditegakkan.

Dengan selesainya seluruh tahapan, SMA Negeri 1 Terbanggi Besar kini siap melayani 540 peserta didik baru dan terus berusaha menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.(rls/sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *