Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM -Pemerintah Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), menggelar forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang terintegrasi dengan Rembug Stunting sebagai upaya strategis menyusun arah kebijakan dan program penanganan stunting secara partisipatif.
Forum digelar di aula kantor kecamatan setempat dihadiri Kapolsek Seputih Mataram, Danramil, Kepala Puskesmas Seputih Mataram, kepala KUA, kepala UPTD se-Seputih Mataram, kepala kampung se-Seputih Mataram, perangkat kecamatan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat lainnya.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahapan perencanaan pembangunan wilayah yang mengedepankan aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga kecamatan.
Musrenbang Rembug Stunting mengintegrasikan isu kesehatan dan gizi dalam prioritas program tahun anggaran mendatang, dengan fokus pada penanggulangan stunting balita yang masih menjadi permasalahan signifikan di banyak wilayah Indonesia.
Camat Seputih Mataram Fran Dalomes Alida, S.E., didampingi Sekcam Pujianto, S.IP mengatakan bahwa keterlibatan lintas sektor dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan penanganan stunting. Ia menyampaikan bahwa Musrenbang yang dilaksanakan tidak hanya menampung usulan pembangunan fisik dan sosial, tetapi juga memperkuat strategi pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif.
“Forum ini menjadi wadah untuk merumuskan rencana kegiatan yang tepat sasaran, seperti penyuluhan gizi, peningkatan layanan Posyandu, serta peningkatan akses sanitasi dan air bersih di wilayah lintas kampung,” ujar camat, Rabu (11/2/2026).
Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat memberikan paparan situasi terkini terkait stunting di kecamatan, termasuk faktor penyebab, kelompok risiko, serta rencana aksi untuk tahun mendatang.
Diskusi antar peserta berlangsung intens, dengan banyak usulan konkret yang dihasilkan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting, termasuk pelibatan kader Posyandu dalam monitoring tumbuh kembang balita dan edukasi gizi keluarga.
“Usulan program dari forum Musrenbang Rembug Stunting ini selanjutnya akan dibawa ke tingkat perencanaan pembangunan kabupaten untuk dijadikan rekomendasi program kerja dalam Rencana Kerja,” ucap camat.
Pemerintah Daerah (RKPD). Para peserta berharap kegiatan terintegrasi ini mampu menghasilkan dampak nyata bagi percepatan penurunan stunting di Kecamatan Seputih Mataram dan wilayah Lampung Tengah secara keseluruhan. (bil)
