Radarlamteng.com, TRIMURJO – Mentri Pertanian Republik Indonesia (Mentan-RI) Amran Sulaiman melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah (Lamteng) Rabu (20/12/2023).
Amran yang didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung juga Anggota Komisi IV DPR-RI dalam sambutannya mengatakan, dirinya datang ke Lampung dalam rangka mendukung terlaksananya percepatan musim tanam.
Dimana, menurut dia, Provinsi Lampung merupakan lumbung padi no 6 yang berkontribusi besar untuk Indonesia.
“Dari itu, tujuan percepatan tanam ini agar produksi dan produktivitas panen meningkat. Target tahun depan Indonesia bisa menekan impor beras dari luar negeri,” katanya.
Oleh karena itu, Mentan RI memeastikan bahwa bantuan senilai Rp. 28,1 Miliyar dari Direktorat Jendral (Ditjen) Tanaman Pangan untuk Lamteng pada tahun 2023 dapat tersalurkan dengan baik.
Bahkan tak hanya itu, di tahun 2024, Amran berencana tambahkan bantuan kepada para petani di Indonesia. Serta ia juga bakal selesaikan masalah kelangkaan pupuk dengan menambah jumlah untuk para petani.
“Mudah-mudahan kedepan pupuk bukan jadi masalah nasional lagi di tahun 2024 mendatang. Sebab, pangan identik dengan Negara, jika krisis negara mengalami krisis pangan maka negara akan bermaslaah,” katanya.
Dia berharap, pada tahun 2024 hingga 2026 mendatang ia menargetkan indonesia bisa melakukan ekspor pangan. Dikarenakan swasembada sudah biasa,” rukasnya.
Diketehaui, Kabupaten Lampung Tengah mendapat bantuan berupa padi inbrida senilai Rp 13,75 miliar, jagung hibrida senilai Rp 8,6 miliar, dan 23 unit alsintan paska panen senilai Rp 5,7 miliar dan jika di total mencapai Rp. 28, 1 miliyar.(red/rid).
