Harga Beras di Bandarjaya Terus Melambung, Tembus Rp 14 Ribu Perkilogram

Radarlamteng.com, BANDARJAYA – Harga beras mengalami lonjakan yang signifikan dan terus melambung di Lampung Tengah (Lamteng). Memasuki pekan ketiga di bulan September harga beras bahkan sudah menembus harga Rp 14.000/kilogramnya untuk kwalitas premium dan Rp 13.500/kilogram untuk beras curah.

Kenaikan harga ini bahkan diperkirakan akan terus merangkak hingga 4 bulan kedepan. Hal ini diutarakan salah satu pedagang beras yang ada di Bandarjaya, Kecamatan Terbanggi Besar Hi.Hasan pada Sabtu (22/9/2023).

“Saya menerima informasi jika harga beras akan terus naik, bahkan setiap dua atau tiga hari selalu ada kenaikan harga beras dari Rp 68 ribu menjadi Rp 70 ribu untuk 1 sak isi 6 kilogram,” jelasnya.

Untuk beras premium dari salah satu merek Kapal Layar yang 1 sak isi 5 Kilogramnya sudah seharga Rp 70 ribu sedangkan yang 1 sak isi 10 kilogramnya harganya Rp 136 ribu. Harga paling murah untuk beras premium ada di merek Dua Daun yang 1 sak isi 5 kilogram harganya Rp 66 ribu dan beras 10 kilogram diharga Rp 130 ribu.

“Naiknya harga beras ini imbas dari El Nino dengan musim kemarau yang sangat menyengat panas ini mengakibatkan hasil padi tidak maksimal, dimana banyak beras petani hasil penggilingan hancur. Selain itu untuk pasokan impor beras yang datang dari luar daerah juga sudah tidak ada,” urainya.

Dampak lainnya, kata ia dari kenaikan harga beras ini bahkan untuk warga tidak mampu hanya bisa membeli beras 1-2 kilogram saja. Bahkan pernah ada yang membeli beras hanya 1/2 kilogramnya.

Siti (50) salah satu pembeli mengaku hanya mampu membeli beras 2 kilogram saja karena uangnya tidak cukup untuk membeli beras yang harganya sudah sangat mahal.

“Beras sekarang sudah mahal sekali, tapi karena kebutuhan pokok untuk makan ya harus tetap dibeli meskipun hanya mampu membeli 1 atau 2 kilogram beras saja,” ungkapnya.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *