Radarlamteng.com, TERUSANNUNYAI – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan hari jadi yang ke-50 tahun, Kampung Bandaragung menggelar festival topeng, Sabtu (25/2/2023).
Festival tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, baik yang berasal dari Kampung Bandaragung, maupun dari luar kampung tersebut, sehingga membuat acara tersebut menjadi sangat meriah.
Pembukaan acara festival tersebut, dilakukan di lapangan merdeka Kampung Bandaragung, dan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pusat jajaran serba ada (Pujasera). di area Pujasera tersebut, seluruh peserta festival melakukan senam bersama. Kemudian, dilakukan pengundian kupon hadiah, serta pemilihan pemenang untuk kostum terbaik. Dimana, setiap peserta akan diberikan satu kupon berhadiah, dengan hadiah berupa 8 unit sepeda, serta 3 buah unit smart phone, untuk beberapa pemenang undian.
Dalam Festival tersebut, Kakam Bandaragung Sutopo menyatakan kekagumannya atas banyaknya peserta festival, walaupun kegiatan tersebut cuma diadakan secara sederhana saja.
“Alhamdulillah acara kita hari ini berjalan lancar. Dan tentunya, saya sangat kagum atas antusias warga yang mengikuti festival ini, walaupun kami cuma mengadakan kegiatan festival ini dengan sederhana saja. Bahkan, pada malam hari waktu pesta kembang api, antusias warga juga masih sangat ramai sekali,” terang Sutopo.
Sutopo juga menambahkan, bahwa setiap hari jadi kampungnya tersebut, juga selalu diadakan kegiatan serupa. Namun, saat Covid-19 yang terjadi beberapa tahun kemarin, kegiatan tersebut tidak dilakukan di kampungnya.
“Kegiatan serupa juga selalu kita lakukan setiap hari jadi kampung kita, namun dengan festival yang berbeda. Namun, beberapa tahun belakangan saat Covid-19 melanda, kegiatan tersebut tidak kami lakukan di kampung kami karena terkait PPKM,” tambah Sutopo.
Dengan diadakan festival tersebut, Sutopo berharap dapat memberikan hiburan bagi warga khususnya warga Kampung Bandaragung.
“Mudah-mudahan dengan adanya festival ini, dapat memberikan hiburan bagi warga, terutama warga Kampung Bandaragung,” tambah Sutopo.
Untuk diketahui, Kampung Bandaragung yang berdiri sejak tahun 1973, terus mengalami perubahan, terutama dimasa kepemimpinan Sutopo. Dimana, dimana dalam masa kepemimpinan Sutopo tersebut, Kampung Bandaragung dapat menjuarai juara satu lomba kampung tingkat Provinsi, dan juara dua lomba kampung tingkat Nasional. (stk/rid)
