Radarlamteng.com, TRIMURJO – Hujan deras yang juga disertai angin beberapa hari lalu tepatnya pada selasa 31 Mei 2022 lalu, mengakibatkan gedung balai dusun III Kampung Notoharjo, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) ambruk.
Gedung yang berusia kurang lebih 15 tahun itu ambruk setelah kayu bagian kap dan genting mulai rapuh dan tak mampu menahan guyuran hujan deras yang disertai angin kencang.
Hal itu diungkapkan Kepala Kampung (Kakam) Kampung Notoharjo, Bambang Sungkowo melalui pesan WhatsAppnya pada. Kamis (2/6/2022).
Bambang menjelaskan, bahwa musibah yang terjadi beberapa hari lalu itu disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga bagian kap atas bangunan tak mampu menahan derasnya guyuran hujan.
“Kebetulan memang kontruksi bangunan terutama di bagian atap sudah mulai rapuh termakan usia. Sebab bangunan ini sudah ada sejak 15 tahun yang lalu. Jadi, mungkin kayu-kayunya juga sudah gapuk dan tak mampu menahan beban,” jelasnya.
Setelah mendapat laporan, lanjut Bambang, pihaknya pun langsung berkoordinasi ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamteng.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Lamteng, meski bangunan ini merupakan hasil swadaya masyarakat. Namun, ini kan merupakan bencana alam yang memang harus kita laporkan ke pihak BPBD,” tambahnya.
Saat ini, kondisi bangunan yang ambruk sudah di tangani oleh masyarakat untuk bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang porak poranda. Akibat kejadian tersebut pihaknya mengalami kerugian mencapai Rp. 70 juta rupiah.(cw29/rid)
