Wabup Ardito Buka Rahasia Saat di Bangku SMA, Pada Kunjungan Pelatihan Jurnalistik Praktis di SMA N 1 Terbanggibesar

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Ada Hal menarik saat Wakil Bupati Lamteng, dr Ardito Wijaya berkunjung ke SMA N 1 Terbanggibesar, tempat lokasi pelatihan Jurnalistik Praktis Guru Bahasa Indonesia SMA, MA, SMK dan SMP yang digelar Radar Lamteng grup Radar Lampung dalam rangka HUT ke 16, Senin (30/5/2022).

Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 itu, sebelum masuk aula pelatihan Jurnalistik, Wabup Ardito menyempatkan mengunjungi ruang kelas siswa yang sedang melaksanakan ujian.

“Saya dulu alumni SMA N 1 Terbanggibesar Tahun 1998 jurusan IPA 1. Dulu saya sekolah tidak pernah berpikir apa makna SMA dan tujuan kedepan. Yang saya pikir hanya membuat senang orangtua dan guru biar tidak kena marah,” ujarnya saat bercerita dihadapan siswa SMA N 1 Terbanggibesar disela ujian sekolah.

Dulu masa sekolah, lanjut Wabup, dirinya tidak pernah terpikir akan duduk sebagai orang nomor dua di Kabupaten Lamteng. Bahkan teman sekelas yang pernah berjuang bersama juga, ada yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Lamteng.

“Yang saya pikirkan hanya bagaimana tidak dimarah, dan yang pasti dapat bersenang-senang dengan teman sekolah. Terutama teman sekolah yang cantik dan menjadi idola. Hal itu pasti dialami semua siswa saat dibangku SMA, bahkan namanya pasti masih pada ingat,” canda Wabup saat menceritakan kisahnya dimasa sekolah.

Usai bercerita tentang pengalaman semasa sekolah, Wabup Ardito berpesan kepada anak muda terutama siswa sekolah.

“Belajar, Belajar dan Belajar untuk mempersiapkan jenjang ketingkat berikutnya. Kita tidak tahu masa depan nanti menjadi apa. Yang pasti harus disiapkan mulai dari sekolah. Jangan lupa banyak membaca buku tentang semua hal untuk menambah wawasan,” tutupnya, seraya berjalan masuk keruangan pelatihan Jurnalistik Praktis Radar Lamteng. (cw25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *