Hari Anak Nasional 2021, Begini Cara Reses Komang Koheri

Radarlamteng.com, SEPUTIHRAMAN – Anggota DPR RI Komisi VIII, I Komang Koheri, SE., melakukan kegiatan reses di SMP K Kampung Rukti Harjo, Kecamatan Seputihraman, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (24/7/2021).

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan itu sengaja memilih reses di kalangan dunia pendidikan untuk memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli.

Acara reses dihadiri oleh pengurus yayasan, kepala sekolah, dewan guru dan perwakilan orang tua dan wali murid. Kegiatan reses mengikuti standar protokol kesehatan dengan ketat.

Komang Koheri yang merupakan putra asli Lampung Tengah ini menyampaikan terima kasih kepada yayasan yang menaungi SMP K karena telah memberikan pendidikan gratis kepada masyarakat sekitar.

Hal ini dibuktikan dengan banyak anak-anak yang mendaftar di tahun ajaran baru 2021-2022 untuk bersekolah di sekolah tersebut.

“Pendidikan gratis akan sangat membantu anak-anak yang sangat membutuhkan pendidikan,” kata Koheri.

Menurut Koheri, ada sebuah keunikan di SMP K ini. Di mana, peserta didiknya datang dari berbagai agama.

“Anak-anak yang bersekolah di sini dari berbagai agama yaitu : Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Sekolah tetap menyediakan pembelajaran untuk masing-masing agama,” katanya.

Hal selanjutnya yang disampaikan Komang Koheri adalah pentingnya manajemen dan juga penguatan dalam pendekatan pembelajaran guru kepada anak-anak didik. Agar anak-anak mendapatkan bentuk pendidikan yang terbaik.

“Kemudian menjadikan sekolah ini sebagai sekolah yang memiliki misi dalam mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan anak-anak didik agar mereka nantinya menjadi warga negara yang ideal,” bebernya.

Terkait hal ini, katanya, penting adanya program pelatihan guru dan juga orang tua. Karena pendidikan tidak hanya terletak pada sekolah namun juga orang tua di rumah.

 
Masukan dari Komang Koheri disambut baik oleh pihak sekolah dan mencoba untuk menerapkan beberapa program tersebut. Dalam kesempatan ini juga ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh pihak sekolah.

Salah satunya, permohonan sebuah gedung atau bangunan di sekolah yang akan dipakai untuk kegiatan seni dan juga keagamaan untuk semua agama.
 
Komang Koheri menerima aspirasi yang nantinya akan disampaikan pada kementerian terkait untuk diperjuangkan. (rls/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *